Langgam.id – Tiga titik longsor terjadi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Jumat (25/9/2026). Longsor terjadi di Kecamatan Palembayan dan Tanjung Raya setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Kabid KL BPBD Agam Abdul Ghafur mengatakan, dua titik longsor berada di Kecamatan Palembayan, sedangkan satu titik lainnya berada di Kelok 8, Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.
“Di Palembayan ada dua titik, satu di Ngungun dan satu di Sungai Taleh yang longsor terakhir,” kata Abdul Ghafur saat dikonfirmasi Langgam.id, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, longsor di wilayah Palembayan terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi. Material longsor sempat menutup akses jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Salah satu titik longsor berada di Labuah Sampik, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia. Material longsor di lokasi tersebut telah dibersihkan pemerintah nagari bersama masyarakat.
“Akses jalan di Salareh Aia sudah bisa dilewati kendaraan. Materialnya sudah dibersihkan pemerintah nagari dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, longsor di Sungai Taleh masih dalam penanganan UPT Jalan Provinsi. Alat berat telah diturunkan untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.
“Hingga kini alat berat telah diturunkan dan sedang dilakukan pembersihan material yang menutupi akses jalan,” katanya.
Titik longsor ketiga berada di Kelok 8, Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Material berupa karung berisi pasir dari Kelok 10 turun hingga menutupi akses jalan.
“Untuk roda empat ditutup sementara. Kita sudah koordinasi dengan UPT Jalan Provinsi, masih menunggu alat berat datang,” ucapnya.
BPBD Agam masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan petugas di lapangan untuk memastikan penanganan material longsor di seluruh titik terdampak.
Masyarakat yang melintas di kawasan rawan longsor diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi. (HER)





