Langgam.id — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggandeng PT Bank Nagari melalui Unit Usaha Syariah (UUS) dan PT Semen Padang untuk mendorong kesiapan finansial karyawan dalam mempersiapkan ibadah haji.
Upaya tersebut dilakukan melalui Safari Haji BPKH bertajuk “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serbaguna PT Semen Padang, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 pegawai Semen Padang Group. Safari Haji menjadi sarana edukasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari mekanisme pendaftaran, pengelolaan dana haji, nilai manfaat selama masa tunggu hingga pentingnya perencanaan finansial sejak dini.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander mengatakan, ibadah haji membutuhkan persiapan menyeluruh, termasuk dari sisi finansial. Karena itu, masyarakat perlu mulai merencanakan ibadah haji sejak dini agar memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kebutuhan keberangkatan.
“Ibadah haji adalah perjalanan yang membutuhkan kesiapan menyeluruh, baik secara spiritual maupun finansial. Karena itu, kami mengajak masyarakat, termasuk para pegawai Semen Padang Group, untuk mulai merencanakan ibadah haji sejak dini,” ujarnya.
Menurut Harry, menabung secara terencana, memahami mekanisme pendaftaran serta mengetahui bagaimana dana haji dikelola merupakan bagian penting dalam mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci.
Ia menjelaskan, dana setoran jemaah yang dikelola BPKH ditempatkan dan diinvestasikan sesuai prinsip syariah untuk menghasilkan nilai manfaat selama masa tunggu.
Pengelolaan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji serta meningkatkan keterjangkauan biaya haji.
“Selama masa tunggu, dana haji dikelola secara profesional berdasarkan prinsip syariah untuk menghasilkan nilai manfaat. Transparansi juga terus kami perkuat melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk BPKH Apps,” katanya.
Melalui BPKH Apps, jemaah dapat mengakses sejumlah informasi, seperti dashboard dana haji, saldo virtual account dan pertumbuhan nilai manfaat, laporan kinerja pengelolaan dana haji, estimasi keberangkatan serta riwayat distribusi nilai manfaat.
Sementara itu, Direktur Keuangan PT Bank Nagari, Roni Edrian mengatakan, Bank Nagari melalui UUS terus memperkuat peran dalam memberikan akses layanan dan edukasi keuangan syariah bagi masyarakat yang memiliki niat menunaikan ibadah haji.
“Bagi Bank Nagari, persiapan menuju ibadah haji merupakan proses yang perlu dilakukan secara terencana. Kami ingin hadir tidak hanya ketika masyarakat melakukan setoran atau pendaftaran haji, tetapi sejak tahap awal ketika niat tersebut mulai diwujudkan melalui perencanaan keuangan,” ujarnya.
Menurut Roni, sinergi antara BPKH, Bank Nagari dan PT Semen Padang diharapkan dapat memperluas literasi mengenai persiapan finansial untuk ibadah haji, khususnya bagi karyawan dan keluarga besar Semen Padang Group.
Ia menambahkan, edukasi haji perlu terus diperluas agar masyarakat memahami tahapan pendaftaran, pengelolaan dana serta layanan yang dapat dimanfaatkan selama masa tunggu.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki mengatakan, persiapan ibadah haji perlu dilakukan secara menyeluruh dan sejak dini.
Calon jemaah, katanya, perlu memahami setiap tahapan penyelenggaraan haji sekaligus mempersiapkan aspek administrasi, finansial, kesehatan dan spiritual.
“Ibadah haji membutuhkan persiapan yang tidak singkat. Karena itu, kami mendorong masyarakat untuk mempersiapkan diri sejak dini, termasuk memahami proses pendaftaran dan pelayanan haji serta mempersiapkan kemampuan finansial,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, BPKH, perbankan syariah dan berbagai mitra penting untuk memperluas edukasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji.
Melalui Safari Haji tersebut, BPKH bersama Bank Nagari dan PT Semen Padang mendorong karyawan menjadikan niat berhaji sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang.
Persiapan finansial sejak dini diharapkan memberikan waktu yang cukup bagi calon jemaah untuk mempersiapkan kebutuhan keberangkatan, di samping aspek administratif, kesehatan dan spiritual. (HER)






