Penumpang Keberangkatan dari BIM Turun 5,95 Persen pada Juli 2026

BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatra Barat melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau

Bandara Internasional Minangkabau (BIM) merupakan pintu masuk wisatawan mancanegara ke Sumbar. [foto: IG @adeltoharis]

Langgam.id – Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Juli 2026 mengalami penurunan 5,95 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, Nurul Hasanudin mengatakan, jumlah penumpang yang berangkat melalui BIM pada Juli 2026 tercatat sebanyak 94,94 ribu orang.

“Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dari BIM pada Juli 2026 mengalami penurunan 5,95 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Nurul Hasanudin, Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, pada Juni 2026 jumlah penumpang yang berangkat dari BIM tercatat sebanyak 100,94 ribu orang. Sementara itu, pada Juli 2026 jumlahnya turun menjadi 94,94 ribu orang.

Jika dibandingkan dengan Juli 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari BIM juga mengalami penurunan sebesar 14,66 persen. Pada Juli 2025, jumlah penumpang keberangkatan tercatat sebanyak 111,25 ribu orang.

Berdasarkan jenis penerbangan, penumpang domestik yang berangkat dari BIM pada Juli 2026 mencapai 76,46 ribu orang. Jumlah tersebut turun 4,73 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 80,26 ribu orang.

Sedangkan penumpang penerbangan internasional yang berangkat pada Juli 2026 tercatat sebanyak 18,48 ribu orang, turun 10,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 20,68 ribu orang.

“Jika dibandingkan Juli 2025, jumlah penumpang yang berangkat juga mengalami penurunan sebesar 14,66 persen,” ujar Nurul.

Di sisi lain, jumlah penumpang yang datang ke BIM pada Juli 2026 justru mengalami peningkatan secara bulanan. Tercatat sebanyak 93,96 ribu penumpang datang ke BIM, naik 2,19 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 91,95 ribu orang.

Namun, jika dibandingkan dengan Juli 2025, jumlah penumpang yang datang masih mengalami penurunan sebesar 10,93 persen.

Dari sisi jumlah penerbangan, pesawat domestik yang berangkat dari BIM pada Juli 2026 tercatat sebanyak 582 penerbangan, turun 0,17 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 583 penerbangan.

Sementara penerbangan internasional yang berangkat tercatat sebanyak 126 penerbangan. Dengan demikian, total pesawat yang berangkat dari BIM pada Juli 2026 mencapai 708 penerbangan atau turun 1,39 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Jika dibandingkan Juli 2025, total penerbangan yang berangkat dari BIM juga mengalami penurunan sebesar 6,35 persen.

Untuk penerbangan yang datang, jumlah pesawat domestik tercatat sebanyak 584 penerbangan dan internasional sebanyak 125 penerbangan. Secara keseluruhan terdapat 709 penerbangan yang datang ke BIM pada Juli 2026, turun 1,39 persen dibandingkan bulan sebelumnya. (HER)

Tag:

Baca Juga

Kabar gembira bagi masyarakat Padang yang mau berpergian ke Yogyakarta dan Semarang ataupun sebaliknya. Maskapai penerbangan Super Air Jet
Erupsi Anak Krakatau Mereda, Penerbangan Padang-Jakarta Kembali Dibuka Hari Ini di BIM
BPS mencatat, jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dan yang datang dari BIM pada Agustus 2024 turun masing-masing
Dampak Erupsi Anak Krakatau, 28 Penerbangan Dibatalkan di BIM hingga Siang Ini
Penerbangan BIM Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Pengamat: Risiko Tak Ditentukan Jarak
Penerbangan BIM Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Pengamat: Risiko Tak Ditentukan Jarak
BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatra Barat melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau
Erupsi Anak Krakatau, 2.318 Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di BIM
BPS Sumbar mencatat jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dari BIM pada Juli 2024 mengalami peningkatan
Imbas Erupsi Anak Krakatau, 21 Penerbangan di BIM Dibatalkan
Sepekan Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Jakarta-Padang Capai Rp 2,5 Juta
Penerbangan Padang-Jakarta Dibatalkan Akibat Abu Vulkanik Krakatau