Langgam.id — Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat kerja sama dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), terutama dalam pengembangan pertukaran dosen, mahasiswa, dan peneliti.
Pembahasan kerja sama tersebut dilakukan saat delegasi USIM berkunjung ke UNP, Kamis (10/9/2026), di Ruang Sidang Rektor, Gedung Rectorate and Research Center UNP.
Kunjungan delegasi USIM dipimpin Prof. Madya Dr. Mohd Azmir Mohd Nizah, Pengarah Pusat Kemajuan Profesional dan Pendidikan Berterusan USIM (USIM PACE), bersama Mohd Akashah Abd Rashid, Timbalan Pendaftar USIM PACE.
Delegasi diterima Rektor UNP yang diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Internasional, Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si.
Deski mengatakan kerja sama yang telah terjalin antara UNP dan USIM perlu ditindaklanjuti melalui kegiatan yang dapat diimplementasikan secara nyata, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Banyak hal yang bisa kita lakukan. Nanti kita akan banyak berdiskusi tentang apa yang bisa kita buat untuk ke depannya, khususnya kerja sama yang dapat diimplementasikan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk pertukaran pengajar, mahasiswa, dan peneliti,” ujar Deski.
Menurutnya, pertukaran akademik menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan dari kerja sama kedua perguruan tinggi. Selain itu, kolaborasi juga dapat mencakup bidang pendidikan dan penelitian.
Sementara itu, Prof. Madya Dr. Mohd Azmir Mohd Nizah mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dimiliki kedua institusi.
“Kita sebelumnya sudah mempunyai MoU. Sekarang kita ingin menindaklanjuti MoU tersebut dan melihat aktivitas apa yang bisa kita lakukan. Fokus setelah ini adalah MoA,” katanya.
Ia mengatakan kerja sama tidak cukup berhenti pada MoU, tetapi perlu diwujudkan dalam bentuk program yang lebih konkret melalui perjanjian kerja sama teknis atau Memorandum of Agreement (MoA).
Menurutnya, UNP dan USIM memiliki kedekatan dalam aspek akademik dan budaya yang dapat menjadi dasar untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi.
“Harapannya ini dapat berkembang menjadi satu jaringan ilmu Indonesia-Malaysia dan bahkan dunia,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Kerja Sama, Reputasi, dan Internasionalisasi UNP, Prof. Rusnardi Rahmat Putra, S.T., M.T., Ph.D.Eng., turut memaparkan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan.
Kerja sama UNP dan USIM sebelumnya telah dituangkan dalam MoU yang ditandatangani pada 21 Februari 2024. Kesepakatan tersebut mencakup penguatan kolaborasi di bidang akademik, penelitian, serta pelatihan staf dan mahasiswa.
Pertemuan kali ini menjadi langkah untuk memperkuat implementasi kerja sama melalui program yang lebih terarah dan terukur. Kedua pihak selanjutnya akan mengidentifikasi bidang prioritas yang dapat dituangkan dalam MoA.
Kerja sama tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan kedua institusi sekaligus memperkuat jejaring pendidikan tinggi antara Indonesia dan Malaysia. (HER)





