Langgam.id – Beredar sebuah video di media sosial TikTok memperlihatkan seorang mahasiswa membagikan makanan kepada pengendara ojek online (ojol) dan masyarakat di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
Aksi berbagi itu dilakukan setelah mahasiswa tersebut dinyatakan lulus ujian tesis. Dalam video itu, mahasiswa tersebut terlihat menghampiri sejumlah pengendara ojol dan masyarakat yang ditemuinya, lalu ia pun memberikan makanan. Aksi sederhana itu kemudian mendapat respons positif dari warganet.
Video tersebut telah ditonton sebanyak 18,2 ribu kali dan memperoleh 1,3 ribu likes. Puluhan komentar juga terlihat memenuhi unggahan tersebut dengan berbagai respons positif dari warganet.
Belakangan diketahui, mahasiswa yang membagikan makanan tersebut bernama Rahmat Ramadhan, mahasiswa Program Magister Hukum, Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand), Padang.
Rahmat diketahui baru saja dinyatakan lulus ujian tesis. Alih-alih merayakan kelulusannya dengan pesta, ia memilih berbagi makanan sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian akademik yang diraihnya.
Aksi Rahmat kemudian mendapat apresiasi dari warganet. Akun Tiktok @udarahmat.id dipenuhi komentar apresiasi.
Rahmat mengatakan, dirinya sengaja memilih berbagi makanan agar kebahagiaan yang dirasakannya setelah lulus tidak hanya dinikmati seorang diri.
“Ini bentuk rasa syukur saya. Saya ingin kebahagiaan setelah lulus ini tidak hanya saya yang merasakan, tetapi orang-orang yang saya temui juga bisa ikut merasakannya,” ujar Rahmat kepada Langgam.id, Sabtu (5/9/2026).
Ia mengungkapkan, makanan tersebut dibagikan di sejumlah lokasi di Kota Padang. Aksinya dimulai dari sekitar Kampus Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Andalas, kemudian berlanjut ke kawasan Museum Adityawarman hingga Monumen Gempa yang berada di kawasan Jalan Gereja Kota Padang.
Rahmat mengatakan, orang-orang yang ditemuinya selama perjalanan menjadi bagian dari perayaan kelulusannya. Karena itu, makanan yang telah disiapkannya dibagikan kepada pengendara ojek online maupun masyarakat yang ditemuinya.
“Makanan yang saya berikan adalah nasi bungkus. Karena saya ujian di hari Jumat, maka sesuai harapan semoga menjadi berkah,” katanya.
Menurut Rahmat, berbagi menjadi cara sederhana untuk mensyukuri proses panjang yang telah dilaluinya hingga menyelesaikan pendidikan magister hukum.
“Saya berharap kebahagiaan atas kelulusannya dapat ikut dirasakan oleh orang lain yang menerima makanan tersebut,” ujarnya. (ICA)






