7 Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Masih Dirawat di 3 RS Bukittinggi

Langgam.id – Tujuh korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar)

Para korban yang terdiri dari pelajar dan balita ini tersebar di antaranya tiga korban di RSUD Bukittinggi, tiga korban di RSUD Achmad Mochtar dan satu korban di RST Bukittinggi.

Kepala Puskesmas Palupuh Diva Riza mengatakan, awalnya penambahkan korban dirawat ada tiga korban, dari sebelumnya lima korban.

“Ada penambahan tiga korban yang dirawat di rumah sakit, tadi pagi sudah dibolehkan pulang. Jadi sisa korban dirawat tinggal tujuh orang,” ujarnya, Jumat (4/9/2026).

Kata Diva, para korban diduga keracunan ini mengalami keluhan kesehatan seperti muntah, diare, mual dan demam. Korban masih ditangani secara intensif di rumah sakit.

“Jadi jumlah korban yang rawat inap jadi tujuh orang, terdiri lima pelajar dan dua balita,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, lanjut Diva, total korban yang diduga keracunan sebanyak 344 orang dan telah mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan dan sebagian menjalani rawat jalan.

“Hingga hari ini, korban yang menjalani rawat jalan sudah diberi obat. Dan sebagian besar sudah pada pulih,” tuturnya. (WAN)

Baca Juga

Gejalan Salmonella
Data Puskesmas: Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Bertambah Jadi 344 Orang
2 Kali Kasus Dugaan Keracunan MBG di Agam, Pemkab Soroti Pengawasan SPPG
2 Kali Kasus Dugaan Keracunan MBG di Agam, Pemkab Soroti Pengawasan SPPG
Gejalan Salmonella
Sampel Makanan dan Muntahan Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Dikirim ke BBPOM
Dugaan Keracunan MBG di Agam, 3 Siswa dan 2 Balita Masih Dirawat
Dugaan Keracunan MBG di Agam, 3 Siswa dan 2 Balita Masih Dirawat
Ratusan Orang Keracunan, Operasional SPPG di Palupuh Agam Dihentikan Sementara
Ratusan Orang Keracunan, Operasional SPPG di Palupuh Agam Dihentikan Sementara
Wabup Agam Minta Dinkes dan BBPOM Investigasi Dugaan Keracunan MBG
Wabup Agam Minta Dinkes dan BBPOM Investigasi Dugaan Keracunan MBG