Langgam.id— Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menargetkan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 17,8 kilometer pada 2026.
Selain pembangunan baru, Dinas Perkim juga menargetkan pemeliharaan jalan lingkungan sepanjang 5,3 kilometer. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Padang meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan permukiman.
Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Tri Hadiyanto mengatakan, pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkungan dilakukan berdasarkan kebutuhan serta kondisi infrastruktur di kawasan permukiman.
“Untuk jalan lingkungan, target pembangunan 17,8 kilometer dan pemeliharaan 5,3 kilometer,” kata Tri dikutip dari Kominfo, Kamis (3/9/2026).
Menurut Tri, kebutuhan terhadap infrastruktur jalan lingkungan terus meningkat seiring berkembangnya kawasan permukiman di Kota Padang. Kawasan permukiman baru yang tumbuh juga membutuhkan dukungan infrastruktur dasar, termasuk akses jalan dan drainase.
“Jalan dan drainase di kawasan permukiman terus bertambah seiring berkembangnya kawasan permukiman baru. Permukiman yang baru dibangun pada umumnya membutuhkan penanganan terhadap jalan dan drainase lingkungannya,” ujarnya.
Tri menyebutkan, capaian pembangunan jalan lingkungan pada tahun sebelumnya bahkan melampaui target. Pada 2025, Dinas Perkim menargetkan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 14 kilometer.
Realisasinya mencapai 15,13 kilometer atau lebih panjang sekitar 1,13 kilometer dari target yang ditetapkan.
Tidak hanya jalan, pembangunan saluran drainase juga mencatat realisasi di atas target. Dari target pembangunan drainase sepanjang 2 kilometer pada 2025, realisasinya mencapai 5,505 kilometer.
Dinas Perkim juga melakukan pemeliharaan drainase lingkungan. Tahun lalu, pemeliharaan ditargetkan sepanjang 0,4 kilometer dan terealisasi 0,55 kilometer.
Tri menjelaskan, penanganan drainase tersebut umumnya menyasar saluran drainase lingkungan dengan lebar di bawah 60 sentimeter.
Berdasarkan kondisi infrastruktur saat ini, sekitar 76 persen jalan lingkungan di Kota Padang berada dalam kondisi baik. Sementara 3 persen masuk kategori rusak ringan dan 21 persen rusak berat.
Untuk drainase, sebanyak 59 persen berada dalam kondisi baik, 22 persen rusak ringan, dan 19 persen rusak berat.
Pada 2026, selain pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkungan, Dinas Perkim juga menargetkan pembangunan drainase baru sepanjang 1 kilometer serta pemeliharaan drainase sepanjang 2,1 kilometer.
Tri mengatakan seluruh kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan sesuai target yang telah ditetapkan, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan infrastruktur di masing-masing kawasan permukiman.
“ Kegiatan tahun 2026 masih berlangsung,” katanya. (HER)






