Demo ke PDAM Padang, Warga Kesal Air Kotor dan Bau, Tarif Malah Naik

Langgam.id — Massa Garda Muda Merah Putih menggelar aksi demonstrasi di Kantor Perumda Air Minum Kota Padang, Senin (24/8/2026). Mereka memprotes kualitas air yang disebut keruh dan berbau, sementara tarif air justru dinilai terus meningkat.

Massa tiba di Kantor Perumda Air Minum Kota Padang dengan membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan. Salah satunya bertuliskan, “Kami Butuh Air Bersih Bukan Air Kotor.”

Spanduk lain bertuliskan, “Stop Air Kotor” serta tuntutan agar Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang dicopot dari jabatannya.

Koordinator Lapangan aksi, Ferdi Ritongan, mengatakan persoalan kualitas air menjadi salah satu hal yang paling dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, warga semestinya mendapatkan pelayanan air bersih yang layak, bukan air yang keruh dan berbau.

Selain kualitas air, massa juga menyoroti tarif air yang dinilai tinggi dan terus mengalami kenaikan.

Namun, hingga aksi berakhir sekitar pukul 17.30 WIB, massa mengaku tidak ditemui oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang.

“Karena tidak kunjung ditemui, kami akan mengajukan laporan ke BPK agar Perumda Air Minum Kota Padang dapat diaudit,” ujar Ferdi kepada wartawan.

Ia mengatakan laporan tersebut juga akan disampaikan kepada Wali Kota Padang. Massa meminta pemerintah kota mengevaluasi kinerja jajaran Perumda Air Minum Kota Padang.

“Kami juga akan menyampaikan kepada Wali Kota Padang agar Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang dicopot,” katanya.

Ferdi menambahkan, pihaknya akan melakukan konsolidasi bersama masyarakat yang selama ini mengeluhkan kualitas air dan pelayanan Perumda Air Minum.

Konsolidasi tersebut dilakukan untuk menghimpun berbagai keluhan masyarakat sebelum menentukan langkah selanjutnya.

“Apabila laporan tersebut sudah kami masukkan, namun tidak diindahkan, kami akan melakukan konsolidasi dengan masyarakat. Setelah itu, kami akan kembali melakukan aksi demonstrasi,” ujarnya.

Setelah tidak mendapatkan tanggapan langsung dari Direktur Utama, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Aksi tersebut menjadi sorotan di tengah keluhan masyarakat terkait kualitas air bersih. Massa meminta Perumda Air Minum Kota Padang tidak hanya meningkatkan tarif, tetapi juga memastikan air yang diterima pelanggan memenuhi kualitas pelayanan yang semestinya. (HER)

Baca Juga

Tak Temui Massa Aksi, Dirut Perumda Air Minum Bakal Dilaporkan ke BPK dan Wali Kota
Tak Temui Massa Aksi, Dirut Perumda Air Minum Bakal Dilaporkan ke BPK dan Wali Kota
Massa Demo Perumda Air Minum Padang, Bawa Spanduk Setop Air Kotor hingga Copot Dirut
Massa Demo Perumda Air Minum Padang, Bawa Spanduk Setop Air Kotor hingga Copot Dirut
Tiga IPA milik Perumda Air Minum Kota Padang atau dulu dikenal dengan sebutan PDAM, rusak parah dan hancur terbawa banjir bandang
IPA Gunung Pangilun Pulih, Seberapa Siap PDAM Padang Hadapi Bencana Berikutnya?
Perbaikan IPA Gunung Pangilun Rampung, PDAM Padang Klaim Distribusi Air Sudah Normal
Perbaikan IPA Gunung Pangilun Rampung, PDAM Padang Klaim Distribusi Air Sudah Normal
DPRD Bakal Panggil Direksi PDAM Padang, Bahas Layanan Air yang Selalu Bermasalah 
DPRD Bakal Panggil Direksi PDAM Padang, Bahas Layanan Air yang Selalu Bermasalah 
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana