Langgam.id – Bank Nagari menyerahkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp120 juta untuk sektor pendidikan di Kota Padang Panjang. Bank pembangunan daerah itu juga mencatatkan setoran dividen tahun buku 2025 sebesar Rp7,18 miliar untuk Pemerintah Kota Padang Panjang.
Penyerahan CSR tersebut dilakukan dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Khatib Sulaiman Bancalaweh, Senin (17/8/2026).
Secara simbolis, dana CSR diserahkan Pemimpin Cabang Bank Nagari Padang Panjang, Handre Irviyandi, kepada Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis yang didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra.
Wali Kota Hendri Arnis mengapresiasi kontribusi Bank Nagari yang dinilai terus mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan.
Menurutnya, dukungan tersebut dapat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program prioritas, termasuk upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi muda yang berkualitas.
“Kami menyambut baik dukungan dan kolaborasi yang terus diberikan Bank Nagari. Semoga kerja sama ini dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Padang Panjang,” ujarnya, dikutip Kamis (20/8/2026).
Sementara itu, Handre Irviyandi mengatakan Bank Nagari sebagai bank milik masyarakat Sumatera Barat berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat.
Adapun dividen yang menjadi hak Pemko Padang Panjang dari Bank Nagari untuk tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp7.180.301.559.
Dividen tersebut merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Nagari yang digelar pada Maret 2026.
Selain dividen, Bank Nagari juga mengalokasikan dana CSR sebesar Rp120 juta untuk mendukung sektor pendidikan di Padang Panjang.
Dana tersebut diperuntukkan bagi berbagai kebutuhan operasional serta peningkatan mutu sekolah di Kota Padang Panjang.
Kontribusi tersebut menjadi bagian dari peran Bank Nagari dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan masyarakat. (HER)



