Langgam.id- Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memilih rendang sebagai bantuan makanan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Eka Sukma mengatakan rendang dipilih karena dapat langsung disantap oleh warga di pengungsian.
“Rendang ini kan langsung siap saji untuk makan. Masyarakat yang berada di pengungsian mungkin bisa langsung, tidak perlu memasak,” kata Eka kepada Langgam.id, Rabu (19/8/2026).
Kata Eka, kondisi pengungsian menjadi salah satu pertimbangan pemerintah. Warga yang terdampak bencana kemungkinan belum memiliki peralatan untuk memasak.
“Dengan kondisi sekarang tentu mereka belum punya alat-alat untuk memasak,” ujarnya.
Selain praktis, pengiriman rendang juga menjadi bentuk solidaritas masyarakat Sumatra Barat kepada warga NTT, yang sedang menghadapi bencana.
“Kalau kita dari Sumatra Barat, mewakili masyarakat Sumatra Barat ikut berduka atas bencana yang dialami oleh saudara kita yang ada di NTT,” katanya.
Hingga Rabu, sekitar 457 kilogram rendang telah terkumpul. Pemprov Sumbar menargetkan jumlah tersebut mencapai sekitar 1,5 ton.
Bantuan ini, berasal dari sejumlah OPD Pemprov Sumbar danMasyarakat, NGO, BUMN dan BUMD juga dipersilakan ikut menyumbangkan rendang. BPBD Sumbar nantinya berkoordinasi dengan BPBD NTT untuk menentukan lokasi penyaluran. Bantuan akan diarahkan ke daerah yang mengalami kerusakan parah dan lokasi pengungsian. (HER)






