Penjelasan BMKG Soal Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Nias Selatan hingga Dirasakan di Padang

Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi

Ilustrasi gempa. [Foto: Tumisu/pixabay.com]

Langgam.id – Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (18/8/2026) siang. Gempa ini dirasakan cukup kuat hingga ke Kota Padang. 

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang BMKG Tony Agus Wijaya mengatakan, hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Kata Tony, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas subduksi.

“Sementara berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).

Kedalaman gempa sekitar 35 kilometer. Berdasarkan parameter update, gempa memiliki episenter pada koordinat 0,67° Lintang Selatan dan 98,29° Bujur Timur.

Ia menjelaskan, episenter gempa berada di laut, sekitar 157 kilometer arah tenggara Nias Selatan, Sumatra Utara. Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Berdasarkan laporan masyarakat, intensitas IV MMI dirasakan di Tapanuli Utara.

“Gempa juga dirasakan dengan intensitas III MMI di Padang Sidempuan, Nias Selatan, Padang Panjang, Pesisir Selatan, Bukittinggi, Padang, Padang Pariaman, Pariaman, Pasaman Barat, dan Kabupaten Agam,” kata Tony.

Tony menambahkan, hingga pukul 13.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

“BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat gempa untuk mencegah risiko kecelakaan,” tuturnya. (WAN)

Baca Juga

DPRD Bakal Panggil Direksi PDAM Padang, Bahas Layanan Air yang Selalu Bermasalah 
DPRD Bakal Panggil Direksi PDAM Padang, Bahas Layanan Air yang Selalu Bermasalah 
Gempang bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (12/12/2024) pukul 13.36 WIB.
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Nias Selatan, Terasa hingga Padang
Tak Incar Sekolah Kedinasan, Paskibraka Padang Kezio Pilih Bercita-cita Jadi Pengusaha
Tak Incar Sekolah Kedinasan, Paskibraka Padang Kezio Pilih Bercita-cita Jadi Pengusaha
Mengenal Kezio, Paskibraka yang Sukses Kibarkan Merah Putih di Balai Kota
Mengenal Kezio, Paskibraka yang Sukses Kibarkan Merah Putih di Balai Kota
Delvi, seorang penghuni huntara di kapalo Koto, Kota Padang. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Cerita Warga Terdampak Bencana di Huntara Padang: Bantuan Terhenti hingga Listrik Membebani
Seorang Lansia Diduga Hilang di Bukit Cubadak Padang
Seorang Lansia Diduga Hilang di Bukit Cubadak Padang