Langgam.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) Periode 2 mengedukasi pelajar di Padang Sibusuk mengenai etika dalam bermedia sosial. Edukasi tersebut menyasar pelajar mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UNAND, Muhammad Zidane Athallah, ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar agar mampu menggunakan media sosial secara bijak, aman, santun, dan bertanggung jawab.
Sosialisasi dilakukan secara bertahap di sejumlah sekolah di Padang Sibusuk. Pada jenjang SD, kegiatan menyasar SD IUT Siti Khadijah, SDN 01, SDN 05, SDN 06, SDN 07, SDN 09, SDN 11, dan SDN 12.
Sementara di jenjang SMP, edukasi diberikan di SMP IUT Siti Khadijah, MTsN Padang Sibusuk, dan SMP Negeri 3 Padang Sibusuk. Adapun di tingkat SMA, sosialisasi dilakukan di SMA Negeri 4 Padang Sibusuk dan MAN 2 Padang Sibusuk.
Materi yang diberikan disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman peserta. Para pelajar dibekali pengetahuan mengenai pentingnya menjaga informasi pribadi, menggunakan bahasa yang santun, menjaga keamanan akun, serta memahami dampak jejak digital.
Selain itu, pelajar juga diajak membedakan informasi yang benar dan berita bohong atau hoaks. Mereka diingatkan agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Materi lainnya berkaitan dengan perundungan siber. Pelajar diberikan pemahaman agar tidak mengejek, mempermalukan, menyebarkan foto atau video orang lain tanpa izin, maupun melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain melalui media sosial.
Zidane mengatakan, kemampuan menggunakan media sosial perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab.
“Media sosial ibarat pisau bermata dua. Bisa bermanfaat besar jika digunakan dengan benar, dan bisa membawa bahaya jika dipakai sembarangan,” ujar Zidane, Kamis (13/8/2026).
Ia berharap para pelajar di Padang Sibusuk dapat memanfaatkan media sosial untuk kegiatan positif, seperti belajar, berkarya, berbagi informasi bermanfaat, serta membangun lingkungan digital yang sehat.
“Saya berharap setelah sosialisasi ini, para pelajar dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas, aman, santun, dan membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan guru. Edukasi mengenai etika bermedia sosial dinilai penting seiring semakin luasnya akses pelajar terhadap internet dan berbagai platform media sosial.
Pihak sekolah berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan untuk membangun budaya bermedia sosial yang sehat, aman, dan bertanggung jawab di kalangan pelajar Padang Sibusuk. (HER)






