Mahasiswa KKN UNAND Edukasi Warga Nagari Tanjung Buat Sekam Padi Jadi Biochar dan Briket Bernilai Ekonomi

Langgam.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNAND mengajak masyarakat Nagari Tanjung, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, memanfaatkan limbah sekam padi menjadi produk yang lebih bernilai.

Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan biochar serta briket berbahan dasar sekam padi di Aula Kantor Wali Nagari Tanjung, Selasa (4/8/2026) lalu.

Kegiatan yang menjadi salah satu program kerja kelompok pertanian mahasiswa KKN UNAND tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian agar tidak hanya menjadi limbah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

Sekam padi diolah menjadi biochar yang dapat dimanfaatkan sebagai pembenah tanah. Sementara itu, briket sekam dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif pengganti kayu bakar maupun arang konvensional.

Pemilihan sekam padi sebagai bahan baku tidak terlepas dari kondisi Nagari Tanjung yang sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan pertanian. Sekitar 80 persen wilayah nagari tersebut merupakan sentra pertanian, khususnya persawahan.

Kondisi itu membuat ketersediaan sekam padi cukup melimpah setiap musim panen. Namun, selama ini limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian sekam dibiarkan menumpuk di sekitar lahan atau dibakar begitu saja.

Mahasiswa KKN UNAND menilai kondisi tersebut sekaligus menjadi peluang untuk mendorong masyarakat mengolah limbah pertanian menjadi produk yang lebih bermanfaat.

Dalam sosialisasi, mahasiswa menjelaskan manfaat biochar untuk meningkatkan kualitas dan kesuburan tanah. Selain itu, masyarakat diperkenalkan pada potensi sekam padi sebagai bahan baku energi alternatif yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan briket. Mahasiswa memperagakan tahapan pengolahan sekam padi mulai dari proses pengarangan, pencampuran arang sekam dengan bahan perekat, pencetakan menggunakan alat sederhana hingga proses pengeringan.

Peserta juga dilibatkan langsung dalam proses pencetakan briket. Dengan praktik tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga memahami proses pembuatan secara langsung.

Kegiatan tersebut mendapat antusiasme masyarakat. Sebanyak 27 peserta hadir, terdiri dari Ketua PPL Kecamatan Sungayang, Ketua Gapoktan, kelompok tani, ibu-ibu PKK, pemuda nagari, pengelola bank sampah dan perangkat Nagari Tanjung.

Salah seorang mahasiswa KKN UNAND, Anwar Makruf, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi persoalan limbah sekam padi di Nagari Tanjung.

“Kami berharap ilmu yang dibagikan hari ini bisa diterapkan langsung oleh masyarakat, sehingga sekam padi yang selama ini menjadi limbah bisa diubah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan sekam padi menjadi biochar dan briket tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan limbah, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Masyarakat yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap pelatihan serupa dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan pengelolaan limbah di Nagari Tanjung.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta penyerahan sampel produk kepada perangkat nagari, Ketua Gapoktan dan peserta sebagai bentuk implementasi hasil pelatihan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNAND berharap masyarakat Nagari Tanjung dapat mulai melihat sekam padi bukan lagi sekadar limbah, tetapi sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi. (HER)

Tag:

Baca Juga

Lokakarya KKN Universitas Andalas di Nagari Parambahan Awali Kolaborasi Pengabdian Berbasis Potensi Nagari
Lokakarya KKN Universitas Andalas di Nagari Parambahan Awali Kolaborasi Pengabdian Berbasis Potensi Nagari
Mahasiswa KKN FH UNAND Sosialisasikan Pendaftaran Tanah Ulayat di Ampek Koto Palembayan
Mahasiswa KKN FH UNAND Sosialisasikan Pendaftaran Tanah Ulayat di Ampek Koto Palembayan
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
Lokakarya KKN Nagari Parambahan 2026 Periode I: Mahasiswa Paparkan Program Kerja Berbasis Kebutuhan Nagari
Lokakarya KKN Nagari Parambahan 2026 Periode I: Mahasiswa Paparkan Program Kerja Berbasis Kebutuhan Nagari
Mahasiswa KKN UNAND Hidupkan Kreativitas Warga Nagari Situjuah Banda Dalam
Mahasiswa KKN UNAND Hidupkan Kreativitas Warga Nagari Situjuah Banda Dalam
Lokakarya Penutupan KKN Unand di Nagari Koto Malintang: Harmoni Kebersamaan dan Kontribusi Nyata Mahasiswa
Lokakarya Penutupan KKN Unand di Nagari Koto Malintang: Harmoni Kebersamaan dan Kontribusi Nyata Mahasiswa