Pergi Memancing, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Muaro Lasak Padang

Pergi Memancing, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Muaro Lasak Padang

Kepolisian mengevakuasi jasad korban. (Foto: Polsek Padang Barat).

Langgam.id – Seorang pria bernama Januardi (60) ditemukan meninggal dunia di kawasan Muaro Lasak, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (11/08/2026).

Korban diketahui warga Jalan Perak Raya, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Jesadnya ditemukan warga sekitar pukul 03.00 WIB dan dilaporkan kepada kepolisian beberapa jam kemudian.

Kapolsek Padang Barat AKP Nurasni mengatakan, korban pertama kali ditemukan seorang nelayan yang hendak pergi memancing. Saat itu, saksi melihat tubuh seorang laki-laki terapung di sekitar batu grip Muaro Lasak.

“Saat saksi hendak pergi memancing sekitar pukul 03.00 WIB, ia melihat mayat seorang laki-laki sudah terapung di batu grip,” ujar Nurasni, Selasa (11/8/2026). 

Setelah melihat temuan tersebut, saksi kemudian memberitahukan warga sekitar. Informasi penemuan jenazah selanjutnya dilaporkan melalui Call Center Polresta Padang.

Saat petugas tiba, warga telah mengevakuasi jenazah ke daratan di bawah jembatan Muaro Lasak. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Padang.

“Kami menemukan luka lecet pada kaki kanan korban. Selain itu, mulut korban juga ditemukan mengeluarkan buih,” kata dia. 

Nurasni mengungkapkan, kepolisian kemudian melakukan identifikasi terhadap korban. Dari hasil identifikasi, korban diketahui merupakan Januardi, warga Kelurahan Kampung Jao.

Sementara itu anak korban, Aidila Fitri, mengatakan ayahnya sedang dalam kondisi kurang sehat sebelum kejadian. Pada malam sebelumnya, tangan korban sempat mengalami gemetar.

“Memang sedang tidak sehat. Kemarin malam tangannya menggigil, tetapi korban tetap pergi keluar rumah untuk memancing,” ujar.

Setelah proses olah TKP dan identifikasi selesai, pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban. Keluarga juga menolak jenazah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan visum dalam dan luar.

Nurasni mengatakan jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga atas permintaan pihak keluarga. Jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Jalan Kampung Perak, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

“Keluarga menerima dan mengikhlaskan meninggalnya korban. Keluarga juga menolak dilakukan visum dalam dan luar,” tuturnya. (WAN)

Baca Juga

LBH Padang menyoroti proses pencabutan terhadap 28 izin perusahaan. Terdiri dari 22 izin berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) hutan alam
LBH Soroti Euforia HUT Kota Padang di Tengah Warga Masih Berjuang Pulih Pascabanjir
Wapres Gibran dan BNPB Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Padang
Wapres Gibran dan BNPB Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Padang
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Dampak Kerusakan di SMPN 41 Padang Pascabanjir, dari Meja hingga Buku Hanyut
Dampak Kerusakan di SMPN 41 Padang Pascabanjir, dari Meja hingga Buku Hanyut
Proses Belajar Mengajar di SMPN 41 Padang Ditunda hingga Senin
Proses Belajar Mengajar di SMPN 41 Padang Ditunda hingga Senin
1 Ton Ikan Mati Akibat Bendungan Jebol dan Air Keruh Saat Banjir Padang
1 Ton Ikan Mati Akibat Bendungan Jebol dan Air Keruh Saat Banjir Padang