Langgam.id – Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, meresmikan Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau, Jumat (7/8/2026). Jembatan tersebut menjadi simbol persahabatan kedua kota yang telah terjalin selama 38 tahun sejak 1988.
Peresmian dilakukan Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim, Ingo Meyer. Prosesi ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, serta pembukaan selubung papan nama Jembatan Hildesheim.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Denny Abdi, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Fadly Amran, Ketua GOW Kota Padang Sri Hayati Maigus Nasir, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan.
Fadly mengatakan peresmian Jembatan Hildesheim menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan sister city antara Padang dan Hildesheim yang telah berlangsung hampir empat dekade.
Menurutnya, pemberian nama tersebut juga merupakan bentuk balasan atas penghormatan yang sebelumnya diberikan Pemerintah Kota Hildesheim kepada Kota Padang.
“Pada 23 Juni 2022, Kota Hildesheim secara resmi memberikan nama salah satu jembatan di kotanya sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan persahabatan dengan Kota Padang. Hari ini, Kota Padang dengan bangga membalas penghormatan tersebut dengan memberikan nama Jembatan Hildesheim kepada jembatan ini,” ujar Fadly.
Ia menyebut, keberadaan dua jembatan dengan nama masing-masing kota menjadi simbol nyata hubungan persahabatan Padang dan Hildesheim. Di Hildesheim terdapat Jembatan Padang, sementara kini Kota Padang memiliki Jembatan Hildesheim.
“Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol persahabatan yang telah terjalin selama empat dekade. Kami berharap jembatan ini menjadi simbol persahabatan dua negara yang menghadirkan lebih banyak kolaborasi dalam mendukung pembangunan, serta bermanfaat bagi masyarakat Kota Padang,” katanya.
Fadly menambahkan, peresmian Jembatan Hildesheim semakin istimewa karena digelar dalam rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Menurutnya, perjalanan panjang Kota Padang harus terus diisi dengan pembangunan yang tetap berpijak pada sejarah, budaya, dan nilai-nilai kebersamaan.
Sementara itu, Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer mengaku bangga dapat menyaksikan langsung peresmian Jembatan Hildesheim di Kota Padang.
Ia mengatakan, keberadaan Jembatan Padang di Hildesheim dan Jembatan Hildesheim di Padang menjadi simbol kuat persahabatan yang telah dibangun kedua kota sejak 1988.
“Di Hildesheim telah berdiri Jembatan Padang, dan hari ini di Padang berdiri Jembatan Hildesheim. Ini merupakan simbol yang luar biasa dari persahabatan yang telah kita bangun dan pelihara sejak tahun 1988. Saya merasa sangat bangga dan bahagia dapat menyaksikan momen bersejarah ini bersama masyarakat Kota Padang,” ujar Ingo.
Peresmian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penanda hubungan historis Padang dan Hildesheim, tetapi juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas di berbagai bidang, termasuk pariwisata, kebudayaan, pendidikan, lingkungan, dan pembangunan kota.
Dengan hadirnya Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau, hubungan sister city Padang-Hildesheim kini memiliki simbol fisik di kedua kota yang sekaligus mengingatkan generasi mendatang tentang persahabatan lintas negara yang telah terjalin sejak 1988. (HER)






