Langgam.id – Pemerintah Kota Padang memastikan bantuan bagi warga terdampak banjir telah didistribusikan sejak Senin (3/8/2026) malam. Bantuan tersebut berupa pakaian, selimut, hingga makanan yang disalurkan ke sejumlah titik pengungsian di berbagai wilayah terdampak.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, proses penyaluran bantuan dilakukan setelah banjir merendam sejumlah kawasan di Kota Padang.
“Sejak tadi malam bantuan berupa baju, selimut, dan makanan sudah kami distribusikan ke beberapa titik pengungsian,” kata Fadly saat meninjau SMP N 41 Kota Padang yang terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Ia menjelaskan, kondisi di sejumlah lokasi pengungsian saat ini mulai berangsur berkurang. Sebagian warga telah memilih kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan material banjir yang masuk ke dalam rumah mereka.
“Kita melihat beberapa titik pengungsian sudah mulai ditinggalkan masyarakat. Mereka memilih pulang untuk membersihkan rumah setelah air mulai surut,” ujarnya.
Meski demikian, Fadly menilai dampak banjir kali ini tidak separah bencana yang melanda Kota Padang pada akhir tahun 2025 lalu. Menurutnya, secara umum kondisi banjir saat ini masih lebih terkendali, meskipun di beberapa kawasan ketinggian air sempat melebihi banjir yang terjadi pada November hingga Desember tahun lalu.
“Kalau secara keseluruhan, situasinya tidak seperti banjir besar yang terjadi pada akhir tahun lalu. Memang ada beberapa titik yang ketinggian airnya lebih tinggi, tetapi secara umum kondisinya berbeda,” ungkapnya.
Fadly juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Pasalnya, meskipun sejumlah wilayah diprediksi memasuki musim kemarau panjang, hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di Kota Padang maupun beberapa daerah lain di Sumatera Barat.
Ia meminta masyarakat tidak lengah dan terus memantau perkembangan informasi cuaca serta mengikuti arahan pemerintah dan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada. Kondisi cuaca saat ini cukup dinamis. Walaupun diprediksi memasuki musim kemarau, hujan masih terjadi di Kota Padang dan beberapa daerah di Sumatra Barat. Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi bencana harus terus ditingkatkan,” pungkasnya. (WAN)






