Langgam.id – Polresta Padang mengamankan 18 sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu (1/08/2026) malam hingga Minggu (02/08/2026) pagi.
Patroli digelar untuk mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini dilakukan di sejumlah titik rawan di Kota Padang.
Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengatakan, patroli rutin akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif menjaga situasi tetap kondusif, terutama pada malam akhir pekan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Penindakan terhadap penggunaan knalpot brong, balap liar, maupun aksi tawuran akan dilakukan secara tegas demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Padang,” kata Apri, Minggu (2/8/2026).
Patroli dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, dengan menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan terjadinya pelanggaran dan gangguan kamtibmas.
Di awal patroli, petugas menemukan empat sepeda motor berknalpot brong di kawasan Jalan Pancasila, Kecamatan Padang Barat. Kendaraan tersebut langsung diamankan.
“Usai mengikuti apel gabungan sekitar pukul 23.00 WIB, personel kembali bergerak menuju kawasan Jembatan Siti Nurbaya dan Jalan Pancasila. Dari dua lokasi itu, petugas kembali mengamankan 11 sepeda motor berknalpot brong,” ungkapnya.
Patroli kemudian dilanjutkan Jalan Khatib Sulaiman. Di lokasi tersebut, situasi terpantau aman dan tidak ditemukan gangguan keamanan.
Sekitar pukul 02.30 WIB, tim melakukan pemeriksaan di kawasan Simpang SPBU Sawahan. Dari lokasi itu, polisi kembali mengamankan tiga sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.
“Secara keseluruhan, sebanyak 18 sepeda motor diamankan selama patroli berlangsung. Seluruh kendaraan dibawa ke Polresta Padang untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Apri mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hari. Menurutnya, peran keluarga sangat penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi tawuran maupun balap liar.
“Kami berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat menjaga Kota Padang tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (WAN)






