Penerapan PM-AAS, Pemprov Sumbar Targetkan Produksi Gabah 12 Ton per Hektare

Produksi padi Sumbar pada 2023 lalu mencapai 1.457.502,44 ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan 2022 lalu yaitu 1.373.532,19 ton.

Tanaman padi (Foto: ist)


Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mengakselerasi penerapan Program Provinsi Madani Asta Cita (PM AAS) di sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas padi. Melalui penerapan budidaya modern dan pemanfaatan teknologi, Pemprov menargetkan produktivitas gabah mencapai 12 ton per hektare.

Target tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, saat meninjau pelaksanaan panen padi dan berdialog dengan petani di Kabupaten Solok. Menurutnya, peningkatan produktivitas menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Melalui Program PM AAS, kita ingin mendorong produktivitas gabah dari rata-rata yang ada saat ini menjadi 12 ton per hektare. Ini bisa dicapai dengan penggunaan benih unggul, mekanisasi pertanian, pengelolaan lahan yang baik, serta pendampingan yang berkelanjutan kepada petani,” ujar Vasko.

Ia menegaskan, sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Karena itu, Pemprov Sumbar terus mendorong transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern yang lebih efisien, produktif, dan berdaya saing.

Menurut Vasko, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, penyuluh pertanian, akademisi, hingga kelompok tani.

Selain meningkatkan produksi, Program PM AAS juga diarahkan untuk menekan biaya produksi melalui penggunaan alat dan mesin pertanian, memperkuat sistem irigasi, serta memperluas penerapan teknologi pertanian presisi.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Sumbar optimistis target peningkatan produktivitas gabah hingga 12 ton per hektare dapat tercapai secara bertahap, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan petani di Sumatera Barat. (HER)

Baca Juga

Hari Bakti TNI AU ke-79, Wagub Vasko: Pemprov Sumbar Komitmen Perkuat Kolaborasi
Hari Bakti TNI AU ke-79, Wagub Vasko: Pemprov Sumbar Komitmen Perkuat Kolaborasi
TKD Pemprov Sumbar Bertambah Rp534 Miliar, Fokus Pemulihan Infrastruktur hingga Penguatan Ekonomi Masyarakat
TKD Pemprov Sumbar Bertambah Rp534 Miliar, Fokus Pemulihan Infrastruktur hingga Penguatan Ekonomi Masyarakat
Pemulihan Pascabencana, Pemprov Sumbar Optimalkan Tambahan TKD Rp534 Miliar
Pemulihan Pascabencana, Pemprov Sumbar Optimalkan Tambahan TKD Rp534 Miliar
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui DPRD, Mahyeldi: Masukan Jadi Evaluasi Tata Kelola
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui DPRD, Mahyeldi: Masukan Jadi Evaluasi Tata Kelola
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov