Langgam.id – Kondisi banjir yang melanda Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), sudah surut pada Selasa (7/7/2026).
Sebagian besar warga yang sempat mengungsi, telah kembali ke rumah masing-masing, meski ancaman banjir susulan masih membayangi, akibat tanggul yang jebol belum diperbaiki.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, mengatakan seluruh warga yang mengungsi di Jorong Kubu dan Labuah telah kembali ke rumah.
“Untuk pengungsi di Kubu sudah kembali ke rumah. Kalau pengungsi di Jorong Labuah, sebagian sudah kembali ke rumah. Cuaca di lokasi saat ini hujan ringan,” kata Abdul Ghafur kepada Langgam.id, Selasa (7/7/2026).
Meski kondisi mulai berangsur normal, BPBD Agam mengingatkan potensi banjir susulan masih ada. Hal itu disebabkan tanggul sungai yang jebol saat banjir belum diperbaiki.
“Potensi banjir susulan masih ada, karena tanggul yang jebol belum diperbaiki,” ujarnya.
Menurut Ghafur, penanganan tanggul yang rusak memerlukan normalisasi sungai menggunakan alat berat. Namun, perbaikan tersebut merupakan kewenangan Balai Wilayah Sungai Sumatra V.
“Tanggul berupa susunan bebatuan yang dibuat oleh BWS V Sumatera saat pekerjaan normalisasi jebol kembali ketika datang banjir dari hulu dan normalisasi sungai harus dengan alat berat penanganannya,” katanya
Ia menambahkan, banjir yang terjadi pada Senin (6/7/2026) bukan merupakan kejadian pertama di kawasan tersebut. Sebelumnya, banjir juga dilaporkan warga pada 24 Juni 2026.
“Ini sudah termasuk dua kali kejadian di Nagari Sungai Batang,” katanya. (WAN)






