Langgam.id – Kemacetan kembali terjadi di ruas jalan nasional Sitinjau Lauik pada Senin (6/7/2026) siang. Dua insiden yang melibatkan kendaraan truk di lokasi berbeda menyebabkan arus lalu lintas Padang-Solok itu tersendat.
Seorang pengendara, Riki Chandra, mengatakan macet terpantau sejak pukul 13.25 WIB hingga pukul 14.20 WIB. kondisi lalu lintas masih mengalami perlambatan yang cukup panjang.
Diakuinya, titik kemacetan pertama terjadi di kawasan Panorama I. Satu truk bermuatan kelapa sawit dilaporkan masuk ke dalam parit di jalur pendakian dari arah Padang menuju Solok.
Posisi kendaraan yang sebagian badan truk masih berada di badan jalan menyebabkan ruang gerak kendaraan lain menjadi terbatas.
“Truk sawit masuk parit di Panorama I. Setengah badan truk masih menghambat jalan sehingga kendaraan dari arah Padang menuju Solok harus melambat saat melintas,” ujar Riki kepada Langgam.id, Senin (6/7/2026).
Sementara itu, titik kemacetan kedua terjadi di kawasan Pendakian Tunggua. Satu unit truk dilaporkan gagal menanjak sehingga menghambat arus kendaraan dari arah Solok menuju Padang.
Akibat dua kejadian tersebut, antrean kendaraan mengular cukup panjang di kedua arah. Dari arah Solok menuju Padang, kemacetan membentang dari kawasan Tunggua hingga perbatasan Kota Padang dengan Kabupaten Solok.
“Sedangkan dari arah Padang menuju Solok, antrean kendaraan mencapai kawasan proyek pembangunan flyover Sitinjau Lauik yang berada tidak jauh dari lokasi Panorama I,” ungkapnya.
Riki menjelaskan, volume kendaraan pada saat kejadian sebenarnya tidak terlalu padat. Namun, hambatan yang ditimbulkan oleh dua truk bermasalah itu menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan menimbulkan antrean panjang.
“Jumlah kendaraan tidak terlalu ramai, tetapi karena ada kendaraan yang menghambat jalan, lalu lintas menjadi tersendat dan menyebabkan kemacetan panjang,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik masih mengalami perlambatan dan antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah titik kemacetan. (WAN)





