Momen Dies Natalis, Sebanyak 70 Anak Ikuti Khitan Massal di RS UNAND

Langgam.id — Momentum Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas (UNAND) dimaknai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Sebanyak 70 anak dari keluarga kurang mampu dan warga terdampak bencana di Kota Padang mengikuti kegiatan khitanan massal gratis yang digelar di Rumah Sakit (RS) Unand, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Amil Zakat (LAZ) Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan RS UNAND sebagai bagian dari rangkaian peringatan 70 tahun perjalanan kampus tersebut dalam mengabdi kepada masyarakat.

Peserta khitanan massal berasal dari empat wilayah yang terdampak bencana alam serta masyarakat sekitar Kota Padang yang dinilai layak menerima bantuan. Sejak pagi, suasana di lingkungan RS UNAND tampak ramai oleh para peserta yang didampingi orang tua mereka.

Ketua LAZ Alumni FK UNAND Muhammad Riendra mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi berbagai tantangan ekonomi, terutama pascabencana.

“Kami ingin momentum Dies Natalis ke-70 UNAND ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya anak-anak dari daerah terdampak bencana, tetapi juga warga sekitar Kota Padang yang membutuhkan bantuan. Melalui khitanan massal gratis ini, kami berharap dapat meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak mendapatkan layanan medis yang aman dan profesional,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Pelaksanaan khitanan dilakukan oleh tim medis RS UNAND dengan dukungan fasilitas kesehatan yang memenuhi standar pelayanan medis. Seluruh peserta mendapatkan tindakan sirkumsisi di ruang yang steril dan nyaman guna menjamin keamanan serta kenyamanan selama proses berlangsung.

Selain layanan khitan gratis, setiap peserta juga menerima bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka. Bingkisan tersebut berisi kain sarung, celana khitan, sajadah, peci, serta perlengkapan alat tulis sekolah.

Direktur Utama RS UNAND itu juga menyambut baik kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, rumah sakit tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat.

“RS Unand berkomitmen mendukung berbagai program kemanusiaan dan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kami dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Sumatera Barat,” katanya.

Memasuki usia ke-70 tahun, Universitas Andalas terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Melalui semangat Dies Natalis ke-70 bertema “Tumbuh Berakar”, kolaborasi antara LAZ Alumni FK Unand dan RS Unand menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi bagian penting dari perjalanan panjang universitas tertua di luar Pulau Jawa tersebut.

Khitanan massal yang diikuti 70 anak itu menjadi simbol kepedulian dan gotong royong, sekaligus mempertegas komitmen Unand untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. (HER)

Tag:

Baca Juga

Menaker Yassierli didampingi Wakil Rektor 2 Unand dan Dirut RS Unand. (Foto: Dok. RS Unand)
Menaker Tinjau 131 Peserta Magang Nasional di RS Unand
Bank Nagari dan RS UNAND Tingkatkan Kerjasama Layanan Kesehatan dan Keuangan
Bank Nagari dan RS UNAND Tingkatkan Kerjasama Layanan Kesehatan dan Keuangan
Rektor Lantik Direksi RS Unand, Dr. M. Riendra Dirut yang Baru
Rektor Lantik Direksi RS Unand, Dr. M. Riendra Dirut yang Baru
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil dan RS Unand Jadi Pusat Pemeriksaan Calon Kepala Daerah di Sumbar
Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand) saat ini sudah dilengkapi dengan peralatan yang canggih. Selain itu, rumah sakit ini juga didukung
Cegah Pasien Berobat Keluar Negeri, Ini Upaya yang Dilakukan RS Unand
Diduga Keracunan, 19 Orang Dilarikan ke RS UNAND
Diduga Keracunan, 19 Orang Dilarikan ke RS UNAND