33 Jemaah Sumbar Dibantu Uni Emirat Arab, Berkah Berangkat Haji Usai Diterpa Bencana

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki, bersama para jemaah haji. (Dok. Kanwil Kemenhaj Sumbar)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki, bersama para jemaah haji. (Dok. Kanwil Kemenhaj Sumbar)

Langgam.id – Musibah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) penghujung 2025 lalu, tidak menghalangi niat puluhan warga terdampak untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah tahun 2026 ini.

Di tengah kondisi sulit akibat bencana, mereka tetap berupaya memenuhi panggilan ibadah, sebuah keteguhan yang kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Uni Emirat Arab.

Melalui Zayed Foundation, sebanyak 33 jemaah haji asal Sumbar yang terdampak bencana menerima bantuan senilai 192.000 US dollar. Selain itu, jemaah terdampak bencana di Aceh dan Sumut juga mendapatkan bantuan. Totalnya 162 jemaah yang mendapatkan bantuan tersebut dari tiga provinsi berbeda.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Uni Emirat Arab terhadap para jemaah yang tetap bersemangat menunaikan ibadah haji meski sebelumnya mengalami musibah.

“Jadi, di balik musibah ada hikmah yang Allah berikan. Ketika terjadi bencana di Sumbar, Aceh, dan Sumut, Uni Emirat Arab menunjukkan kepeduliannya kepada para jemaah haji yang terdampak,” ujar Rifki di Asrama Haji Embarkasi, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Rifki, program itu tidak terlepas dari upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Kementerian Haji dan Umrah dalam mendorong kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji.

Ia menjelaskan, Zayed Foundation melalui Kementerian Haji dan Umrah meminta data jemaah yang menjadi korban bencana dan tetap berangkat pada musim haji tahun ini. Permintaan itu muncul karena adanya perhatian terhadap semangat para jemaah yang tetap berusaha menunaikan ibadah meskipun menghadapi berbagai kesulitan pascabencana.

“Mungkin mereka melihat ada jemaah yang tetap berjuang berangkat haji di tengah kondisi yang tidak mudah. Ada yang terdampak secara ekonomi, ada yang kehilangan harta benda, tetapi semangat hajinya tetap tinggi. Itu yang diapresiasi oleh Uni Emirat Arab,” jelasnya.

Dari data yang diusulkan, seluruh jemaah asal Sumbar yang memenuhi kriteria dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan.

“Alhamdulillah seluruh jemaah yang diusulkan dari Sumbar lolos dan menerima bantuan. Bantuan sudah ditransfer dan disalurkan langsung ke rekening jemaah,” katanya.

Rifki menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Uni Emirat Arab dan Zayed Foundation atas perhatian yang diberikan kepada jemaah Indonesia, khususnya asal Sumbar. Menurutnya, bantuan itu tidak hanya memberikan dukungan secara materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para jemaah yang tetap berusaha menunaikan ibadah di tengah ujian kehidupan.

“Ini menunjukkan bahwa semangat dan perjuangan para jemaah mendapat perhatian dari saudara-saudara muslim di negara lain. Semoga menjadi penyemangat bagi jemaah dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tuturnya. (ICA)

Baca Juga

Diskusi publik bertajuk "Dari Hulu ke Hilir, Refleksi Kejahatan Ekologis di Sumatra Barat" di Lelucon Space Cafe, Kota Padang, Rabu (29/7/2026).
Bencana Ekologis Sumbar, Negara Dinilai Lalai Lindungi Lingkungan
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Krisis Air di Kuranji dan Pauh Pascabencana
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Krisis Air di Kuranji dan Pauh Pascabencana
Krisis Air Pascabencana di Padang, Ahli Geologi: Sumur Bor Bukan Solusi Jangka Panjang
Krisis Air Pascabencana di Padang, Ahli Geologi: Sumur Bor Bukan Solusi Jangka Panjang
Dana TKD Rp2,5 T Pemulihan Pascabencana Sumbar Diawasi BNPB hingga Kementerian
Dana TKD Rp2,5 T Pemulihan Pascabencana Sumbar Diawasi BNPB hingga Kementerian
Pembangunan Ratusan Huntap Pascabencana di Padang Dimulai September 2026
Pembangunan Ratusan Huntap Pascabencana di Padang Dimulai September 2026