Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai 22 Juni, Kemana Pedagang Direlokasi?  

Revitalisasi Pasar Raya Padang Dimulai 22 Juni, Kemana Pedagang Direlokasi?  

Kawasan Pasar Raya Padang. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

  Langgam.id – Rencana revitalisasi Pasar Raya Padang akan dimulai pada 22 Juni 2026. Sejumlah pedagang mempertanyakan bagaimana nasib mereka berjualan selama proyek berlangsung, khususnya pedagang kaki lima. 

Seorang pedagang buah, Mismar, mengatakan hingga saat ini belum ada informasi yang diterimanya terkait dampak revitalisasi terhadap pedagang kaki lima.

“Kami dengar memang akan ada perbaikan. Cuma kami masih bingung bagaimana nasib pedagang di sini, apakah ada penggusuran atau tidak,” katanya kepada Langgam.id, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, pedagang tidak mempermasalahkan revitalisasi selama masih bisa berjualan dan mencari nafkah.

“Kalau disuruh pindah, ya, pindah. Yang penting kami tetap bisa berjualan,” ungkapnya. 

Petugas parkir di kawasan Pasar Raya Padang, Beni, membenarkan adanya rencana revitalisasi tersebut. 

Ia mengaku sudah melihat petugas melakukan pengukuran dan survei lapangan dalam beberapa pekan terakhir.

“Beberapa minggu lalu sudah ada petugas yang mengukur jalan dan melakukan pengecekan di sekitar Pasar Raya sampai Permindo,” kata dia.  

Sementara itu, pantauan Langgam.id, arus kendaraan masih lalu lalang di sepanjang Jalan Pasar Raya Padang. Mobil angkutan barang, kendaraan pribadi, sepeda motor, hingga angkutan umum silih berganti melintasi kawasan pusat perdagangan di Kota Padang tersebut.

Di sisi kiri dan kanan jalan, para pedagang kaki lima masih berjualan seperti biasa. Lapak buah-buahan, makanan, pakaian, hingga kebutuhan rumah tangga tampak dihampiri oleh pembeli yang datang dari berbagai daerah.

Sejumlah pengunjung terlihat keluar masuk pertokoan dan pusat perbelanjaan, mulai dari toko baju, emas, dan bahan kain. Sementara pedagang terus melayani transaksi di bawah payung-payung dagangan yang memenuhi trotoar.

Meski pemerintah telah mengumumkan rencana revitalisasi yang akan berlangsung lebih dari enam bulan, aktivitas ekonomi di kawasan tersebut belum menunjukkan perubahan signifikan

Sebelumnya, Dinas Perdagangan Kota Padang mengumumkan revitalisasi Pasar Raya meliputi penataan kawasan Air Mancur Pasar Raya, Basement Blok II dan III, serta perbaikan jalan, drainase, dan trotoar di sejumlah ruas utama kawasan perdagangan. (WAN)  

Baca Juga

Pedagang sembako di Pasar Raya Padang mengeluhkan merosotnya penjualan di Idul Adha 2026. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Keluhan Pedagang Sembako Pasar Raya Padang, Sepi Pembeli Sejak Jelang Idul Adha 2026
Dokumen penjual daging di Pasar Raya Padang. [foto: Nandito Putra/langgam.id]
Harga Daging Sapi Stabil Usai Idul Adha di Pasar Raya Padang, Daya Beli Masyarakat Melemah
Satpol PP Kota Padang melaksanakan pengawasan rutin di kawasan Pasar Raya Padang, Jumat (13/2/2026). Hal ini dilakukan sebagai
Tegakkan Perda, Satpol PP Kota Padang Intensifkan Pengawasan Rutin di Pasar Raya
Satpol PP menertibkan sejumlah PKL yang berjualan di atas fasum seperti trotoar dan badan jalan di kawasan Pasar Raya Padang Blok IV,
Satpol PP Tertibkan PKL yang Jualan di Fasum Kawasan Pasar Raya Padang Blok IV
Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Raya Padang mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Daya beli masyarakat semakin tertekan.
Harga Cabai Meroket, Pedagang Pasar Raya Padang Keluhkan Sepi Pembeli
Jelang Lebaran, Pasar Raya Padang Fase VII Kenalkan Wajah Baru yang Modern
Jelang Lebaran, Pasar Raya Padang Fase VII Kenalkan Wajah Baru yang Modern