Aset Bank Nagari Tembus Rp34,21 Triliun hingga April 2026

Aset Bank Nagari Tembus Rp34,21 Triliun hingga April 2026

Kantor pusat Bank Nagari. (Foto: dok. Humas)

Langgam.id — PT Bank Nagari mencatatkan pertumbuhan kinerja yang tetap solid di tengah tantangan industri perbankan nasional. Hingga April 2026, total aset Bank Nagari mencapai Rp34,21 triliun, memperkuat posisinya sebagai bank dengan pangsa pasar terbesar di Sumatera Barat.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kemampuan perseroan menjaga pertumbuhan bisnis di tengah kondisi suku bunga yang masih tinggi akibat kebijakan pengetatan moneter dalam beberapa tahun terakhir.

“Hingga April 2026, aset Bank Nagari tercatat sebesar Rp34,21 triliun. Di tengah dinamika industri perbankan dan kenaikan suku bunga, kami tetap berupaya menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Gusti dalam konferensi pers di Padang, Kamis (4/6/2026) lalu.

Selain pertumbuhan aset, Bank Nagari juga mencatat penyaluran kredit sebesar Rp25,25 triliun. Sementara dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp27,95 triliun.

Pada periode yang sama, laba perseroan tercatat sebesar Rp145,49 miliar dengan net interest margin (NIM) sebesar 6,13 persen.

Menurut Gusti, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menjadi tantangan tersendiri bagi industri perbankan. Namun Bank Nagari terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga efisiensi dan optimalisasi bisnis agar tetap mampu tumbuh secara positif.

“Kami harus mampu beroperasi secara optimal di tengah kenaikan suku bunga yang cukup progresif. Karena itu, pengelolaan likuiditas dan kualitas kredit menjadi perhatian utama,” katanya.

Dari sisi pangsa pasar, Bank Nagari masih mendominasi industri perbankan di Sumatera Barat. Pangsa pasar aset Bank Nagari mencapai 39,21 persen, sementara pangsa pasar kredit sebesar 33,33 persen dan dana pihak ketiga sebesar 30,79 persen.

Tidak hanya itu, Bank Nagari juga memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga kini, pangsa pasar kredit UMKM Bank Nagari mencapai 20,85 persen, yang disebut sebagai yang tertinggi di antara seluruh bank pembangunan daerah (BPD) di Indonesia.

“Orientasi bisnis Bank Nagari tetap fokus pada penguatan UMKM karena sektor ini memiliki peran besar dalam perekonomian daerah,” ujar Gusti.

Peran Bank Nagari terhadap perekonomian Sumatera Barat juga terlihat dari besarnya penyaluran kredit. Hingga April 2026, total kredit yang disalurkan setara dengan 50,83 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Sumatera Barat.

Menurut Gusti, capaian tersebut menunjukkan Bank Nagari tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui dukungan pembiayaan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Ke depan kami akan terus memperkuat fungsi intermediasi agar pertumbuhan bisnis Bank Nagari berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat,” katanya. (HER)

Baca Juga

Bank Nagari Setor Dividen Rp326,61 Miliar kepada Pemegang Saham
Bank Nagari Setor Dividen Rp326,61 Miliar kepada Pemegang Saham
Sampai April 2026: Bank Nagari Raih Laba Bersih Rp145,49 Miliar
Sampai April 2026: Bank Nagari Raih Laba Bersih Rp145,49 Miliar
Bank Nagari Pertimbangkan Ajukan Keberatan atas Putusan KI Sumbar
Bank Nagari Pertimbangkan Ajukan Keberatan atas Putusan KI Sumbar
Fraud di Bank Nagari, Dirut: Terungkap Karena Sistem Pengawasan Internal Aktif
Fraud di Bank Nagari, Dirut: Terungkap Karena Sistem Pengawasan Internal Aktif
Bank Nagari Gelar Program KPR Berhadiah Peralatan Rumah Tangga
Bank Nagari Gelar Program KPR Berhadiah Peralatan Rumah Tangga
Bawa Pulang Fortuner hingga Brio, Bank Nagari Serahkan Hadiah Utama Gebyar Sikoci di Kota Solok
Bawa Pulang Fortuner hingga Brio, Bank Nagari Serahkan Hadiah Utama Gebyar Sikoci di Kota Solok