Langgam.id – Seorang pria berinisial WJ (44) di Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar), diamuk massa usai kasus dugaan pencabulannya terungkap. Korban sendiri merupakan anak tiri pelaku yang berprofesi sebagai petani itu.
Informasi yang dihimpun dari Polres Solok, gadis yang masih berusia 17 itu telah menjadi korban pencabulan sang ayah selama satu tahun terakhir.
Kasus dugaan pencabulan ini terungkap saat pihak keluarga mulai curiga terhadap perubahan sikap korban yang ketakutan setiap kali diminta pulang ke kediamannya di Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang.
Pada akhirnya, korban pun menceritakan perangai ayah tirinya kepada sang adik. Kelakuan bejat ayah tiri korban pun berantai sampai ke sepupu korban, hingga akhirnya korban mengakui bahwa tindakan asusila itu diduga telah berlangsung selama kurang lebih satu tahun.
Kabar mengenai dugaan perbuatan bejat ini cepat menyebar di tengah masyarakat. Pada Jumat sore (5/2026), situasi di Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kecamatan Lembang Jaya pun memanas hingga mencari pelaku.
Alhasil, massa yang tersulut emosi mengamankan pelaku. Aksi pukul pun tak terelakkan hingga korban mengalami luka lebam di bagian wajah sebelum pihak berwenang tiba di lokasi kejadian.
“Benar, kami telah menerima laporan resmi terkait dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan nomor Laporan Polisi LP/B/46/VI/2026/SPKT.SAT RESKRIM/POLRES SOLOK/POLDA SUMBAR tertanggal 6 Juni 2026. Kasus ini awalnya terungkap dari kecurigaan pihak keluarga yang melihat korban trauma dan ketakutan untuk pulang ke rumahnya. Setelah ditelusuri secara kekeluargaan, korban akhirnya mengaku telah menjadi korban perbuatan asusila yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya sendiri selama kurun waktu kurang lebih satu tahun terakhir,” kata Kasat Reskrim Polres Solok Iptu Albeth Solomo Sinulaki dalam keterangan tertulisnya.
Iptu Albeth menjelaskan kronologi penangkapan dan evakuasi terlapor dari lokasi kejadian yang sempat diwarnai ketegangan massa.
“Personel piket Polsek Lembang Jaya yang menerima laporan dari Sekretaris Nagari segera bergerak cepat menuju TKP untuk meredam situasi dan mengamankan terlapor dari amukan massa yang lebih luas. Sesampainya di TKP, terlapor sudah dinaikkan ke atas mobil pickup oleh warga dalam kondisi luka lebam. Petugas langsung mengevakuasi terduga tersangka ke Polsek Lembang Jaya, dan selanjutnya bersama korban dibawa ke Polres Solok guna penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Solok. (ICA)






![Kepala Bapenda Sumbar, Syefdinon dan jajarannya menyerahkan bantuan bencana ke Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Jumat (12/12/2025). (FOTO: Istimewa]](https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2025/12/kekkeke.jpg?resize=200%2C150&ssl=1)