Langgam.id – Semen Padang FC tidak menggunakan posisi direktur teknik dalam struktur tim dalam menghadapi Liga 2 musim 2026/2027. Langkah ini dilakukan karena upaya efisiensi keuangan, setelah terdegradasi dari Liga 1 Super League.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey mengatakan, saat ini manajemen masih menyusun struktur organisasi tim, sambil menunggu hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Untuk direktur teknik kemungkinan tidak ada. Saat ini kami fokus pada efisiensi dan memaksimalkan fungsi yang ada dalam tim,” kata Braditi, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, sejumlah jabatan juga akan dirangkap guna menekan biaya operasional klub selama mengarungi Liga 2. Salah satunya, Deni Sulton yang dipercaya sebagai General Manager sekaligus Asisten Manajer Tim.
“Selain Deny, saya juga berposisi sebagai manager tim Semen Padang FC,” ujarnya.
Braditi menjelaskan m, kebijakan tersebut diambil karena manajemen harus menyesuaikan pengeluaran klub dengan kebutuhan kompetisi Liga 2.
Selain biaya operasional tim, Semen Padang FC juga harus menyiapkan anggaran untuk penggunaan stadion kandang, lapangan latihan, hingga kebutuhan mes pemain.
“Kami harus menghitung semuanya dengan cermat. Ada biaya stadion, lapangan latihan, tempat tinggal pemain, dan kebutuhan tim lainnya. Karena itu beberapa posisi akan dibuat lebih efisien,” imbuhnya. (WAN)





