Langgam.id – Kondisi dua korban peluru nyasar di Universitas Negeri Padang (UNP), mulai berangsur membaik dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Reksodiwiryo Padang. Satu korban yakni mahasiswi berinisial N, telah selesai menjalani operasi.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kaveleri Taufiq mengatakan, proyektil peluru yang sempat bersarang di paha kiri korban berhasil dikeluarkan. Ukuran proyektil peluru sembilan milimeter.
“Korban perempuan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kondisinya stabil dan sudah didampingi oleh keluarga selama masa pemulihan,” ujar Taufiq saat konferensi pers, Rabu (3/6/2026).
Korban pria berinisial G, kata Taufiq, kondisinya sudah menunjukkan perkembangan positif. Ia mengalami luka pada bagian tangan.
“Korban tidak lagi memerlukan tindakan operasi. Kondisinya berangsur pulih setelah mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya.
Taufiq menambahkan, hingga kini proses penyelidikan masih berlangsung. Tim terus melakukan pencarian proyektil lain yang diduga berada di sekitar lokasi kejadian.
“Penyebab pasti dan asal proyektil masih dalam tahap pendalaman. Mohon tunggu hasil investigasi resminya,” pungkasnya. (WAN)






