4 Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal Dunia

Langgam.id – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Sutrisno (58), korban yang hanyut terseret arus Sungai Batanghari di Jorong Sinuek, Nagari Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) dini hari setelah empat hari pencarian dilakukan.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan korban ditemukan pada pukul 04.00 WIB oleh Tim SAR Gabungan di aliran sungai dengan jarak sekitar 19 kilometer dari lokasi kejadian awal.

“Korban berhasil ditemukan pada hari keempat operasi pencarian dalam keadaan meninggal dunia. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 17.59 WIB. Saat itu, korban sedang memasang pukat di Sungai Batang Sangir. Namun, korban diduga kehilangan keseimbangan dan hanyut terbawa derasnya arus sungai.

Seorang rekan korban bernama Jon yang berada di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus sungai membuat korban tidak dapat diselamatkan dan akhirnya hanyut.

Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang pada Sabtu malam pukul 19.32 WIB. Setelah menerima informasi, Tim SAR bersama unsur terkait segera melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Selama operasi berlangsung, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Sangir menggunakan berbagai peralatan, termasuk Rescue Carrier, LCR beserta mesin tempel, perahu motor, perahu rafting, peralatan mountaineering, peralatan evakuasi, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

“Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel TNI, Polri, BPBD, Pemerintah Nagari, Brimob, aparat kecamatan, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian,” ungkapnya.

Abdul Malik menjelaskan bahwa proses pencarian menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain kondisi arus sungai yang deras, tim juga mengalami kesulitan komunikasi akibat tidak tersedianya sinyal telekomunikasi di lokasi operasi.

Meski demikian, koordinasi yang baik antarlembaga dan dukungan masyarakat setempat memungkinkan proses pencarian berjalan secara optimal hingga korban berhasil ditemukan.

Setelah korban ditemukan, pada pukul 05.00 WIB dilakukan debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat. Seluruh personel kemudian kembali ke kesatuan masing-masing dan operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup. (HER)

Baca Juga

Remaja yang Hanyut di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Meninggal 
Remaja yang Hanyut di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Meninggal 
Seorang warga dilaporkan hanyut di aliran sungai di Nagari Kampung Tangah, Kabupaten Agam, pada Rabu (26/11/2025).
Seorang Warga Dilaporkan Hanyut di Agam, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Dua korban hanyut di Batang Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada
4 Hari Pencarian, 2 Korban Hanyut di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal
Pencarian dua korban hanyut terbawa arus sungai di Kampung Pasir Lawas, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan,
Hari Ketiga Pencarian, 2 Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pessel Belum Ditemukan
Ilustrasi Remaja meninggal
Satu Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Berhasil Ditemukan
Pencarian dua korban hanyut di sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, pada hari kedua, Jumat
Hari Kedua Pencarian, 2 Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Belum Ditemukan