Langgam.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Barat (Sumbar) sedang berupaya mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di berbagai wilayah terdampak gangguan alias mati total.
Sebanyak 73 persen pasokan listrik di Sumbar dilaporkan telah kembali pulih. Data ini tercatat hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 07.00 WIB.
General Manager (GM) UID Sumbar, Ajrun Karim mengatakan, sekitar 60 persen sistem kelistrikan Sumbar telah kembali normal. Dari total 394 penyulang atau feeder, masih terdapat 175 penyulang yang listriknya padam.
“21 gardu induk di Sumbar sudah menyala seluruhnya. Proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap di daerah-daerah yang masih terdampak,” ujarnya kepada Langgam.id, Sabtu (23/5/2026).
PLN mencatat masih terdapat 13 kabupaten dan kota yang sebagian wilayahnya mengalami pemadaman listrik.
Daerah tersebut meliputi Kota Padang, Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Solok, Sijunjung, dan Solok Selatan.
Sementara itu, enam daerah lainnya telah pulih sepenuhnya dengan pasokan listrik mencapai 100 persen. Masing-masing, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Payakumbuh, Sawahlunto, Padang Panjang, Bukittinggi, dan Kota Solok.
Ajrun menegaskan, PLN terus mengerahkan personel dan melakukan percepatan penormalan jaringan agar seluruh wilayah terdampak dapat kembali menikmati aliran listrik secara penuh.
“Untuk 13 kabupaten dan kota yang masih terdampak, kami targetkan menjelang pukul 12.00 WIB siang ini sistem kelistrikan sudah kembali normal 100 persen,” katanya. (ICA)






