Langgam.id — Hujan yang mengguyur sejak pagi tidak menyurutkan antusiasme warga menghadiri pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di Kantor Wali Nagari Koto Baru, Rabu (13/5/2026). Kaum ibu tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Program pasar murah tersebut diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Dharmasraya Alfiandri mengatakan, pelaksanaan pasar murah merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat agar pemerintah daerah aktif menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Menurut dia, program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Program ini merupakan langkah konkret pengendalian inflasi daerah sesuai arahan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri. Atas petunjuk Ibu Bupati, kami melakukan intervensi pasar untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap terjangkau,” ujar Alfiandri.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dengan Bank Indonesia, Perum Bulog, dan Bank Nagari.
Dalam pasar murah itu, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi, antara lain beras SPHP 5 kilogram seharga Rp60.000, minyak goreng Minyak Kita 1 liter Rp12.000, gula pasir Rose Brand 1 kilogram Rp15.000, serta telur ayam satu tray Rp45.000.
Meski hujan turun cukup deras, warga tetap rela mengantre untuk mendapatkan bahan kebutuhan rumah tangga tersebut. Sebagian besar pengunjung didominasi kaum ibu yang datang sejak pagi.
Salah seorang warga, Yulidar (53), mengaku program pasar murah sangat membantu masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
“Walaupun hujan kami tetap datang karena harga sembako di sini jauh lebih murah. Sangat membantu bagi kami ibu-ibu,” katanya.
Hal serupa disampaikan Ermawati, warga lainnya. Ia berharap pasar murah dapat digelar secara rutin agar masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok.
“Program seperti ini sangat bagus karena langsung dirasakan masyarakat. Semoga terus ada supaya kebutuhan pokok lebih terjangkau,” ujarnya.
Alfiandri mengatakan, pasar murah di Koto Baru merupakan pelaksanaan perdana dari tiga lokasi yang telah dijadwalkan pemerintah daerah. Kegiatan selanjutnya akan digelar di kawasan depan Masjid Agung Babussalam Pulau Punjung pada Jumat (22/5/2026) dan di Kantor Camat Sungai Rumbai pada Jumat (5/6/2026).
Menurut dia, pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi di Dharmasraya. (HER)






