Kader Muhammadiyah Herman Syahkiki Raih Gelar Doktor Usia 32 Tahun, Angkat Isu Hak Anak Korban Perceraian

Langgam.id – Perjalanan hidup Herman Syahkiki menjadi bukti bahwa ketekunan mampu mengantarkan seseorang mencapai puncak akademik. Di usia 32 tahun, akademisi sekaligus aktivis Wali Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumbar itu resmi menyandang gelar Dokto bidang Hukum Islam di Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang dengan predikat cumlaude.

Gelar doktor tersebut diraih Herman setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor yang berlangsung di Aula Lantai 3 Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang, Rabu (6/5/2026). Nilai disertasinya 98 atau A+ dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93.

Herman membawa isu yang dekat dengan realitas sosial masyarakat, yakni perlindungan hak anak-anak terlantar akibat perceraian. Penelitian itu diangkat dalam disertasinya berjudul “Maqasid Perlindungan Hak Anak; Studi Advokasi Hak Anak Terlantar Akibat Perceraian.”

Ujian promosi doktor itu dipimpin langsung oleh Ketua Penguji Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd. Kemudian, dewan penguji Prof. Dr. Zulfan, S.HI., MH selaku Sekretaris, Prof. Dr. Zainuddin, M.Ag., Prof. Dr. Firdaus, M.Ag., Dr. Yulia, M.Pd., serta Promotor Prof. Nurus Shalihin, M.Si., Ph.D., dan Co-Promotor Prof. Dr. Elfia, M.Ag.

Dalam penelitiannya, Herman menekankan pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam menangani anak-anak yang terdampak perceraian orang tua. Ia merumuskan konsep “Jejaring Berlapis”, sebuah model advokasi yang menghubungkan peran orang tua, pemangku adat, hingga pemerintah dalam memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi.

“Strategi ini memastikan anak memperoleh hak dasarnya, mulai dari hak nafkah, pendidikan, identitas, hingga hak pengasuhan,” papar Herman menyimpulkan hasil risetnya.

Menurutnya, perlindungan terhadap anak tidak hanya berhenti pada aspek kesejahteraan sosial semata. Pendekatan tersebut juga harus mampu menjaga martabat kemanusiaan anak atau Karamah al-Insaniyah, termasuk memberikan ruang bagi tumbuhnya potensi, kemampuan berpikir, dan keterampilan mereka di masa depan.

Keberhasilan Herman meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude juga menjadi bagian dari perjalanan hidup yang panjang. Pria kelahiran Sungai Liku Pelangai, Pesisir Selatan, 14 Desember 1993 itu pernah menghabiskan tujuh tahun bekerja di industri manufaktur Jepang sebagai tenaga profesional bidang Quality Control (QC) di Singapura, Malaysia, dan Batam.

Pengalaman bekerja di dunia industri setelah menamatkan pendidikan menengah pada 2011 disebut membentuk kedisiplinan dan karakter kerja kerasnya. Setelah itu, Herman memutuskan kembali menempuh jalur akademik.

Ia menyelesaikan pendidikan S1 Hukum Keluarga di STAI Balaiselasa pada 2021 dengan predikat sangat memuaskan. Perjalanan akademiknya berlanjut ke jenjang Magister di UIN Imam Bonjol Padang pada 2023 hingga akhirnya meraih gelar doktor dengan nilai nyaris sempurna.

Selain aktif sebagai akademisi, Herman juga dikenal dalam dunia organisasi. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Manusia (MSDM) di Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat periode 2023–2027.

Melalui disertasinya, Herman berharap hasil riset tersebut tidak hanya menjadi karya ilmiah di ruang perpustakaan, tetapi juga dapat menjadi rujukan kebijakan dalam memperkuat perlindungan hak-hak anak di Indonesia, khususnya bagi anak-anak yang terdampak perceraian orang tua. (ICA)

Baca Juga

Peminat SPAN-PTKIN 2026, UIN Imam Bonjol Padang Masuk 4 Besar Nasional
Peminat SPAN-PTKIN 2026, UIN Imam Bonjol Padang Masuk 4 Besar Nasional
Doktor Firdaus Diezo menjadi doktor hukum ke-121 dari Fakultas Hukum Unand. (IST)
Firdaus Diezo Raih Doktor Hukum Unand ke-121: Singgung Tanggung Jawab Negara di JKN, Penguji Ketua MK!
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Martin Kustati MPd menghadiri Forum Konsolidasi Strategi Publikasi SPAN PTKIN 2026 di Surabaya
Hadiri Konsolidasi Strategi SPAN PTKIN 2026, Rektor UIN IB Tekankan Transformasi Kehumasan
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Ilham Pratama. (IST)
Dukung Ranah Minang Tuan Rumah Muktamar 2032, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Ilham: Menguatkan Soliditas Nasional!
Perkuat Sinergi Kelembagaan, UIN IB Padang Audiensi dengan Kejaksaan Tinggi Sumbar
Perkuat Sinergi Kelembagaan, UIN IB Padang Audiensi dengan Kejaksaan Tinggi Sumbar
Musypim Muhammadiyah Sumbar. (IST)
Musypim PWM Sumbar Dorong Bakhtiar Jadi Formatur PP, Bidik Muktamar Muhammadiyah di Ranah Minang