Langgam.id — Sebanyak 97 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Dharmasraya resmi diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) setelah menjalani pengambilan sumpah/janji yang dipimpin Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, Selasa (5/5/2026).
Prosesi yang berlangsung di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, itu juga dirangkai dengan pelantikan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Dalam sambutannya, Leli Arni menegaskan bahwa status sebagai PNS merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, baik kepada negara maupun masyarakat.
“Selamat kepada saudara-saudara yang telah diambil sumpah/janji dan dilantik. Amanah ini harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” ujar Leli.
Ia menjelaskan, 97 PNS yang diangkat terdiri dari 58 tenaga kesehatan, 36 tenaga teknis, serta 3 lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Seluruhnya telah memenuhi persyaratan, termasuk menjalani masa percobaan selama satu tahun serta dinyatakan lulus pendidikan dan pelatihan.
Menurut Leli, pengambilan sumpah/janji merupakan tahapan wajib dalam proses pengangkatan CPNS menjadi PNS, sekaligus penegasan komitmen untuk menjalankan tugas secara profesional.
Ia menekankan pentingnya penerapan nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“ASN harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bekerja secara profesional, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.
Selain itu, Leli juga mengingatkan para PNS untuk menjaga disiplin kerja, mematuhi peraturan yang berlaku, serta menghindari tindakan yang dapat merusak citra aparatur, seperti praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan.
Ia juga menekankan pentingnya sikap ramah, sopan, dan tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga netralitas sebagai aparatur negara.
Kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam penguatan sumber daya aparatur di Kabupaten Dharmasraya, guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah tersebut. (Fs)






