Keluarga Bayi Alceo Resmi Polisikan Petugas RSUP M Djamil Padang, Sang Ayah Optimistis Hukum Adil

Langgam.id – Kasus Alceo Hanan Flantika, bayi 14 bulan yang diduga meninggal akibat kelalaian penanganan medis di RSUP M Djamil Padang, akhirnya masuk ke ranah hukum. Orang tua balita tersebut resmi melapor ke Polda Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (23/4/2026).

Ayah dari Alceo, Doris Flantika mengatakan, laporan ditujukan kepada petugas medis yang menangani anaknya. Ada lebih dari satu orang yang dipolisikan, namun ia tidak merincikannya.

“Yang dilaporkan lebih dari satu orang, mereka petugas yang langsung menangani Alceo,” ujar Doris di Polda Sumbar.

Dalam pelaporannya itu, Doris mengungkapkan membawa sejumlah barang bukti berupa foto kondisi anaknya saat dirawat hingga air mandi pasien di RSUP M Djamil yang keruh.

“Pihak kepolisian juga menanyakan ada saksi, ya kami ada saksi. Yang dilaporkan rangkaian yang kami alami, dugaan kelalaian,” ucapnya.

Keluarga belum memutuskan untuk melaporkan manajemen atau direksi RSUP M Djamil Padang. Namun Doris tak menampik, berjalannya waktu laporan akan terus berkembang ke arah itu.

“Kami sangat yakin hukum di Indonesia adil dan berimbang. Kami yakin pihak kepolisian akan bekerja secara profesional. Mudah-mudahan dalam waktu cepat kasus ini akan ditangani pihak kepolisian dan ditentukan pihak yang bersalah,” ungkapnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan pelaporan yang dilakukan dalam kasus dugaan kelalaian di RSUP M Djamil.

“Saat ini dikonfirmasi oleh pihak Ditreskrimsus bahwa sedang dilakukan klasifikasi secara lisan. Nanti perkembangan selanjutnya akan kami update dan sampaikan,” kata Susmelawati. (ICA)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Kualitas Udara Memburuk, Kota Padang Kembali Terapkan PJJ
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang di Kota Padang, DPRD Soroti Izin Bangunan di Sempadan Sungai
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Dilanda Banjir dan Longsor
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Kapolri Mutasi Dirlantas Polda Sumbar Kombes Reza, Ini Jabatan Barunya
Kapolri Mutasi Dirlantas Polda Sumbar Kombes Reza, Ini Jabatan Barunya