RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala

RSUP M Djamil Padang. [Dok. Langgam.id]

Langgam.id – Kasus meninggalnya balita berusia 1 tahun 2 bulan, Alceo Hanan Flantika, usai menjalani perawatan luka bakar di RSUP M Djamil Padang, masih jadi sorotan publik.

Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RSUP M Djamil Padang, Rizki Rasyidi, mengatakan bahwa manajemen telah berupaya menjalin komunikasi terbuka dengan keluarga korban.

Menurutnya, sudah dua kali pertemuan tatap muka dilakukan dengan melibatkan tim medis yang menangani pasien balita tersebut.

“Kami pun telah melaksanakan proses mediasi secara tertutup sebagai ruang diskusi yang bebas dari tekanan, demi mencari pemahaman bersama atas proses pelayanan yang telah diberikan,” kata Rizki pada Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, selama masa perawatan, tim dokter multidisiplin telah dikerahkan untuk memberikan penanganan intensif. Namun, kondisi pasien disebut terus mengalami dinamika klinis hingga akhirnya meninggal dunia pada 3 April 2026 di unit perawatan intensif.

“Kami menyadari bahwa dalam praktik kedokteran, terdapat batasan-batasan di mana faktor kondisi klinis pasien tidak selamanya dapat dikendalikan sepenuhnya oleh kemampuan manusia, dan pada akhirnya hasil akhir adalah ketetapan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Sebagai respons atas perhatian publik dan keluhan keluarga, pihak rumah sakit juga telah membentuk Tim Audit Investigasi Internal. Tim ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Komite Medik hingga tim medikolegal, guna menelusuri seluruh proses pelayanan secara komprehensif.

“Audit ini bertujuan untuk memverifikasi apakah seluruh tindakan yang diambil telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik profesi. Rumah sakit menegaskan komitmennya untuk tidak menutupi fakta apa pun,” tegasnya.

Sebelumnya, keluarga korban menceritakan kronologi yang mereka alami selama proses perawatan, yang kemudian viral di media sosial.

Ibu Alceo, Nuri Khairma, mengungkapkan bahwa anaknya mengalami luka bakar akibat tersiram air panas pada 26 Maret 2026 sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP M Djamil.

“Alceo langsung mendapatkan penanganan pertama. Namun pihak Rumah Sakit Hermina menyampaikan agar dilakukan rujukan ke RSUP M Djamil,” kata Nuri.

Setibanya di RSUP M Djamil, ia mengaku sempat mengalami kendala administrasi dan harus menunggu lama di IGD dalam kondisi anaknya kesakitan.

“Namun ternyata salah, saya dan Alceo terdampar lama di IGD RSUP. Djamil Padang,” ungkapnya.

Alceo kemudian menjalani operasi dan sempat dirawat di HCU. Namun beberapa hari setelahnya, kondisi anak disebut memburuk. Nuri mengaku kesulitan mendapatkan respons cepat dari tenaga medis saat kondisi anaknya mengalami perubahan, termasuk saat muncul tanda-tanda infeksi dan penurunan kesadaran.

“Saya minta bantuan, tapi dilecehkan, dibilang lebay, tidak ada tanggapan serius dari dokter,” sesalnya.

Setelah melalui proses yang panjang, Alceo akhirnya dipindahkan ke PICU sebelum dinyatakan meninggal dunia keesokan harinya. (ICA)

Baca Juga

Viral Pidato Wakil Wali Kota Padang Terhenti Ulah Suara "Lelaki Cadangan" di Acara MTQ, Camat Bilang Begini
Viral Pidato Wakil Wali Kota Padang Terhenti Ulah Suara “Lelaki Cadangan” di Acara MTQ, Camat Bilang Begini
4-anak-masih-dirawat-di-rsup-m-djamil-padang-akibat-gagal-ginjal-akut-misterius
Heboh Balita Meninggal di Padang, Sang Ibu Ungkap Buruknya Pelayanan hingga Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
5 Fakta Heboh Rombongan Berfoto di Sitinjau Lauik, Arteria Dahlan Bungkam hingga Kapolres Solok Kota Minta Maaf
Mantan Anggota DPR RI, Arteria Dahlan. (Dok. Istimewa)
Profil Arteria Dahlan yang Viral Berfoto di Sitinjau Lauik, Pernah Memaki Kemenag dan Sebut Emil Salim Sesat
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre