Langgam.id – Iptu Akbar Kharisma Tanjung dimutasi dari jabatannya sebagai Kasat Lantas Polres Solok Kota di tengah sorotan rombongan Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang berfoto di tikungan ekstrem Panorama I Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).
Akbar pindah tugas ke Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar dengan jabatan baru sebagai Pelaksana Sementara (PS) Panit I Sitatib. Untuk posisi Kasat Lantas Polres Solok Kota yang baru diisi oleh Iptu Apshari Wahyu Siregar.
Apshari sebelumnya menjabat Kanit Regident Satlantas Polres Pesisir Selatan.
Selain Kasat Lantas, sejumlah pejabat utama di jajaran Polres Solok Kota juga digeser dari jabatannya. Hal ini sesuai surat telegram mutasi ST/237/IV/KEP./2026 dan ST/238/IV/KEP./2026 pada 15 April 2026.
Mutasi jabatan ini dibenarkan Kasi Humas Polres Solok Kota, AKP Edy Yuhendra. Khusus Kasat Lantas, ia menegaskan tidak ada kaitan dengan sorotan publik terhadap kasus rombongan komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang berfoto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik.
“Mutasi biasa, hal yang wajar. Tidak ada kaitannya (dengan yang viral),” kata Edy, Kamis, (16/4/2026).
Seperti diketahui, salah satu Komisaris PT Pusrik Palembang yang paling jadi sorotan adalah Arteria Dahlan. Ia politisi PDI Perjuangan dan mantan Anggota DPR RI.
Kendaraan rombongan komisaris ini mendapat patwal (patroli dan pengawalan) dari Satlantas Polres Solok Kota. Buntut dari kejadian ini, dua Polantas yakni Briptu SAN dan Bripda SA diperiksa Propam.
Sebelumnya, Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad juga telah meminta maaf. Insiden ini terjadi karena miss komunikasi antara pihak PT Pusri Palembang dengan anggota yang melakukan patwal.
“Pengawalan yang dilakukan oleh Polres Solok Kota kami mengucapkan maa,” kata Mas,ud saat konferensi pers, Selasa, (14/4/2026).
Mas,ud mengungkapkan kejadian ini akan jadi evaluasi bagi internalnya untuk lebih baik ke depan.
“Sekali lagi, kami mohon maaf atas nama Polres Solok Kota, atas mungkin viral, mungkin gambaran tidak elok dilihat di media sosial,” katanya. (ICA)






