Langgam.id – FDA (24), mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) menuliskan surat terakhir atau wasiat sebelum diduga bunuh diri di kamar kosnya di Jalan Puncak, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (11/4/2026).
Wasiat itu berupa tulisan tangan di sebuah buku. Hal ini dibenarkan Mesi (25), pemilik kos. Ia orang pertama yang menemukan FDA dengan kondisi leher dililit tali yang diikat di ventilasi kamar mandi.
“Ada buku ditemukan. Tapi saya belum sempat melihat untuk membacanya,” kata Mesi.
Buku itu langsung disita polisi. Dari foto yang beredar di media sosial, terdapat kalimat pesan yang diduga ditulis oleh FDA.
“Siapapun yang baca buku ini tolong buka hp dan WA ku ada pesan untuk keluargaku yang aku lakukan ini dan baca pesan WA ku,” begitu kalimat wasiat di buku tersebut.
FDA merupakan mahasiswa angkatan 2023, kini sudah semester enam. Ia menempuh pendidikan D-3 jurusan Administrasi Niaga.
Hal ini dibenarkan Kasubag Umum PNP, Fajri Arianto. Ia menyebutkan, pihak kampus masih melakukan pendalaman terhadap permasalahan yang dialami mahasiswa tersebut.
Fajri menambahkan, FDA dikenal sebagai sosok yang tergolong tertutup atau introvert di kalangan teman-temanya. Permasalahan yang dihadapi tidak pernah diceritakan.
“Sehari-hari informasinya memang mahasiswa ini introvert. Menurut temannya, dia tidak pernah dan tidak suka cerita. Memang tertutup anaknya,” ujar Fajri.
Keterangan temannya, kata Fajri, FDA sudah seminggu tidak bisa dihubungi. Selama itu pula ia tidak pernah mengikuti perkuliahan.
“Beliau sudah seminggu tidak bisa dihubungi teman-temannya. Informasinya tidak masuk-masuk kuliah,” katanya. (ICA)






