Langgam.id – Sosok pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat ikut mengalisis rekaman video call sex atau VCS, yang melibatkan Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang.
Abimanyu menilai, rekaman berdurasi sekitar 30 detik itu asli atau bukan hasil rekayasa. Berbeda dengan pernyataan polisi yang menyebutkan rekaman VCS itu hasil editan.
“Tidak ada rekayasa pada video tersebut, baik yang pria maupun wanita. Adapun mencirikan yang pria selain dari wajah bisa juga dari cincin yang dikenakan, seprei, dipan lemari dan lainnya,” katanya kepada langgam.id, Senin (23/3/2026).
Abimanyu dikenal sebagai pakar telematika dan ahli digital forensik terkemuka di Indonesia. Sapan akrabnya Abah, lahir di Jakarta pada 24 Agustus 1964.
Ia juga tercatat sebagai dosen Technopreneurship di Fakultas Sains & Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Juga menjadi satu staf ahli dari LP3I.
Lulusan Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia Amerika itu sering menganalisis kasus viral, seperti video syur, foto rekayasa, dan keamanan digital. Salah satunya kasus Rebecca Klopper dan Abidzar Al Ghifari.
Abimanyu sering jadi saksi ahli di persidangan. Salah satunya, kasus Jessica Wongso yang dikenal dengan kopi sianida.
Ia menganalisis rekaman CCTV dalam kasus yang menewaskan Wayan Mirna Salihin 2016 silam tersebut. Abimanyu memang dikenal kritis terhadap keamanan platform sosial dan sering menjadi narasumber ahli di media nasional.
Selain itu, ia juga berprofesi sebagai software developer. Dan terlibat sebagai Nework Partner Microsoft Bizspark sejak Maret 2008 serta pernah bekerja sebagai ICT Advisor Australian Indonesian Business women & Professional Network di Perth, Australia.






