Langgam.id – Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan bahwa pelaksanaan pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban bencana alam hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu di daerah tersebut saat ini telah selesai 100 persen.
Hal itu disampaikan Eka Putra saat Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri Satuan Tugas Rehab dan Rekontruksi (Satgas RR) Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar via virtual, Jumat (27/2/2026) di ruang rapat Bupati.
“Alhamdulillah, dari 66 unit huntara yang terbagi di tiga lokasi, telah selesai dibangun dan dimanfaatkan masyarakat terdampak bencana. Kemudian masyarakat yang memanfaatkan Dana Tunggu Hunian atau DTH sebanyak 82 orang,” ujarnya.
Sedangkan hunian tetap (huntap), ungkap Eka Putra, pemerintah daerah saat ini sedang membangunkan huntap terpadu di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan.
Dalam rakor tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana.
Satgas berfokus pada pemulihan layanan dasar, penghidupan sosial ekonomi masyarakat serta pengurangan resiko bencana secara lebih terukur dan berkelanjutan.
Selain itu, pada kesempatan tersebut juga disampaikan rencana pembangunan huntara dan rencana pembangunan huntap.
Untuk Sumbar, usulan huntara sebanyak 732 unit dan yang telah selesai dibangun 721 unit. Sedangkan untuk huntap, dari 3.750 usulan yang sedang dibangun 817 unit. (*)






