Langgam.id – Sejumlah bangunan Sekolah Dasar (SD), jembatan, rumah ibadah hingga jalan mengalami rusak berat akibat banjir bandang yang melanda Kota Padang.
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menginventarisir kerugian yang dialami.
“Iya, ada tiga bangunan SD yang mengalami rusak berat,” ujar Hendri dilansir dari website Pemko Padang, Sabtu (29/11/2025).
Kemudian terang Hendri, ada lima jembatan juga mengalami rusak berat. Jembatan itu terdapat di Kuranji, Pauh, dan di Koto Tangah. Bahkan di Kuranji, satu jembatan hanyut diseret banjir.
“Lima jembatan rusak itu merupakan akses warga sehari-hari,” bebern Hendri.
Selanjutnya, kata Hendri, ada tiga ruas jalan rusak berat di Kota Padang. Di Pauh, jalan sepanjang 60 meter putus total.
Hendri menambahkan, satu musala juga ikut rusak akibat bencana banjir. Musala di Lambung Bukit, Pauh, rusak berat pada Kamis lalu.
“Lahan pertanian di Kapalo Koto, Pauh, termasuk ikut terdampak, ada dua lahan milik warga yang rusak,” ujar Hendri.
Tidak itu saja, sebut Hendri, hingga kini ada 100.000 pelanggan Perumda Air Minum Padang juga tidak mendapat aliran air bersih.
Hal ini disebabkan karena delapan IPAL milik perusahaan air minum itu rusak berat sejak Selasa lalu. Warga memilih menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. (*/y)






