Jalan Lingkar Danau Singkarak Tertutup Material Lumpur dan Batu

Banjir bandang di Tanah Datar jalan Danau Singkarak terganggu

Jalan lingkar Danau Singkarak yang tertutup material lumpur dan batu. (Foto: BPBD Tanah Datar)

Langgam.id – Akses kendaraan di jalan lingkaran di seputaran Danau Singkarak terputus akibat banjir bandang yang melanda Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar). Jalan tersebut ditutupi material lumpur hingga batu besar.

Menurut salah seorang warga, Kasmir, material banjir bandang menutupi badan jalan hingga setinggi 1,5 meter. Selain itu, bebatuan yang terbawa cukup banyak dan berukuran besar.

“Kondisi sekarang jalan tertimbun sepanjang 200 meter. Akses kendaraan dari utara maupun selatan di jalan lingkar Danau Singkarak tidak bisa dilalui,” ujar Kasmir, Jumat (17/1/2020).

Baca juga : Ternak dan Hasil Panen Hanyut, 6 Rumah Rusak Berat Akibat Banjir Bandang Malalo Tanah Datar

Ia menyebutkan, banjir bandang merupakan luapan dari aliran Sungai Buluah. Material membawa lumpur beserta batu.

“Batu-batu besar berdiameter lima meter banyak terbawa, menutupi jalan. Sekarang saya di lokasi, BPBD sudah di sini dan alat berat kabarnya sedang dalam perjalanan,” katanya.

Sementara itu, data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar mencatat delapan rumah warga terdampak. Rumah warga tersebut dua di antaranya hanyut dan enam mengalami rusak berat.

Baca juga : Banjir Bandang Jelang Subuh di Tanah Datar, 2 Rumah dan 1 Mobil Hanyut

Selain itu, ternak serta hasil perkebunan dan padi warga juga hilang terbawa arus. Sedikitnya, 20 karung jagung serta 10 karung padi siap panen milik warga terbawah hanyut material.

“Tiga ekor sapi serta enam kambing milik warga hilang diduga terbawa arus banjir bandang. Namun untuk korban jiwa alhamdulilah tidak ada,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanah Datar, Dodi Susilo. (Irwanda/HM)

Baca Juga

Warga Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, masih merasakan dampak berat pascabanjir yang melanda wilayah tersebut. Sejumlah
Kementerian PU Kebut Normalisasi Sungai Batang Kuranji Pascabencana
Menko Polhukam Sambangi Salareh Aia
Menko Polhukam Sambangi Salareh Aia
Merawat Memori untuk Jalur Kereta Api di Lembah Anai
Merawat Memori untuk Jalur Kereta Api di Lembah Anai
Serikat Petani Indonesia Gerakkan Karavan Solidaritas ke Wilayah Bencana di Sumatra
Serikat Petani Indonesia Gerakkan Karavan Solidaritas ke Wilayah Bencana di Sumatra
Belajar Bencana Sumatra Dari Yang Sudah-sudah
Belajar Bencana Sumatra Dari Yang Sudah-sudah
Sungai di Saniang Baka Kembali Meluap
Sungai di Saniang Baka Kembali Meluap