Dishub Padang Kembali Warning Pengendara Parkir di Badan Jalan

Salah satu contoh mobil yang parkir sembarangan di Kota Padang (Foto: Rahmadi)

Salah satu contoh mobil yang parkir sembarangan di Kota Padang (Foto: Rahmadi)

Langgam.id Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), telah memberlakukan tindakan derek bagi mobil yang pakir sembarangan sejak November 2019. Namun hingga kini, masih banyak pengemudi yang membandel dan memarkir kendaraanya sembarangan di jalan Kota Padang.

Seperti di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Padang. Di sana masih banyak ditemukan mobil yang parkir di badan jalan saat siang hingga sore hari. Kondisi tersebut tak jarang menimbulkan kemacetan.

Kepala Dishub Padang, Dian Fakhri, mengakui memang masih banyak kendaraan yang parkir di badan jalan di sejumlah tempat di Kota Padang. Kebiasaan itu menurutnya memang tidak mudah untuk diubah.

“Tidak mungkinlah saat saya menjabat lalu semua jalan jadi bersih, kebiasaan itu sudah bertahun-tahun,” katanya kepada Langgam.id, Kamis (16/1/2020).

Dia mengatakan, pemerintah telah sering melakukan penertiban, namun saat ditinggalkan maka banyak kendaraan lain yang kembali parkir di sana. Kendaraan yang ditertibkan pun kadang tetap parkir di jalan dengan pindah ke tempat lain.

“Jadi begitu pengalaman kita selama ini, pagi dibersihkan, lalu bersih, setelah itu kami tinggalkan, siangnya malah ada yang parkir lagi, tentu tidak mungkin kita tunggui terus,” katanya.

Apalagi menurutnya, setiap jalan yang dilarang parkir juga sudah diberikan tanda p coret yang artinya tidak boleh parkir. Namun kesadaran masyarakat dengan sepertinya masih belum ada.

“Lewat media juga sering kami imbau, tolonglah pemilik kendaraan hargai peraturan, tanda p coret itu jelas dilarang parkir,” katanya.

Dia mengatakan pelaksanaan penderekan juga bertujuan untuk menyadarkan masyarakat. Setiap yang di derek maka pengendara dikenakan denda. Namun pihaknya  mengaku bukan mencari uang.

“Lewat aturan derek itu kami ingin masyarakat perhatikan rambu-rambu, bukan mencari uang, kami ingin masyarakat seluruh Padang memiliki kesadaran dengan itu,” katanya.

Dishub Padang akan terus berlakukan aturan derek bagi kendaraan yang parkir sembarangan, namum tidak dijadwalkan dengan rutin. Bisa saja tiba-tiba petugas melakukan razia lalu melakukan penderekan. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre