Ratusan KK Terdampak Kekeringan, BPBD Agam Bagikan Air Bersih

LANGGAM.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Agam membagikan air bersih untuk 200 kk yang terdampak kekeringan di Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPD Abdul Muhari mengatakan sebagaian wilayah di Kabupaten Agam telah mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Sejak Kamis (28/8/2025).

“Tercata sebanyak 200 kk di Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek terdampak kekeringan dan kekurangan pasokan air bersih,” ujar Abdul dalam keterangan tertulisnya, Rabu 3 September 2025.

Ia menambahkan pada Senin (1/9) kemarin BPBD Kabupaten Agam distribusikan air bersih kepada warga di wilayah terdampak kekeringan, terutama di di Nagari Biaro Gadang.

“Musim kemarau menyebabkan beberapa sumur milik warga mengering. Akibatnya, sumber air bersih warga berkurang,” ujar Abdul.

Ia menambahkan seiring masih dominannya bencana hidrometeorologi kering di Indonesia, BNPB mengimbau pemerintah untuk tetap waspada dan siaga akan potensi karhutla dan kekeringan. (fx)

Baca Juga

Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Ilustrasi karhutla
Ancaman Karhutla, BPBD Sumbar Deteksi Hotspot di Sejumlah Wilayah
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung