Bupati Dharmasraya dan DPRD Sepakati Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah jadi Perda

InfoLanggam – Pemkab Dharmasraya bersama DPRD resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menjadi Peraturan Daerah. Kesepakatan ini ditandatangani dalam rapat paripurna DPRD Dharmasraya yang digelar Sabtu (26/4/2025).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Dharmasraya, Jemi Hendra, serta dihadiri oleh Wakil Ketua I, Sujito, dan Wakil Ketua II, Ade Sudarman.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan pandangan akhir pemerintah daerah terhadap Ranperda tersebut.

Dalam pandangannya, Bupati menegaskan bahwa perubahan Perda ini merupakan langkah penting untuk menyesuaikan kebijakan daerah dengan kebijakan nasional.

Annisa menjelaskan bahwa Perda itu juga merupakan strategi pemerintah daerah untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebijakan pemangkasan anggaran sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

“Perubahan Perda ini tidak hanya untuk menyesuaikan dengan arah kebijakan pusat, tetapi juga sebagai strategi konkret kita untuk meningkatkan pendapatan daerah, sehingga kita mampu menyiasati efisiensi anggaran tanpa mengorbankan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Annisa.

Annisa mengungkapkan bahwa sebagai imbas pemberlakuan inpres tersebut menyebabkan pemotongan anggaran di berbagai akun, termasuk perjalanan dinas, infrastruktur fisik dan publikasi. Bahkan pemotongan DAU dan DAK PU menjadi nol rupiah. Pemerintah daerah harus beradaptasi dan mengurangi ketergantungan terhadap pemerintahan pusat dengan cara meningkatkan PAD.

Menurut Annisa, dengan adanya Perda ini, pemerintah daerah memiliki dasar hukum yang lebih kuat untuk mengoptimalkan potensi pajak dan retribusi daerah yang telah diidentifikasi selama dua bulan ia dan Wabup Leli Arni menjabat, guna menjaga keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik di Dharmasraya.

“Dua bulan kurang lebih kami telah mengidentifikasi sumber-sumber kebocoran anggaran dan PAD kita. Oleh karena itu kami telah menerapkan kebijakan dan SOP baru, termasuk meningkatkan target PAD baru bagi perangkat daerah,” bebernya.

DPRD Dharmasraya secara bulat menyetujui Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, menandai kolaborasi yang solid antara eksekutif dan legislatif dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Bupati Annisa mengapresiasi dukungan penuh DPRD Dharmasraya dan menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin dengan baik selama proses pembahasan hingga pengesahan Ranperda.

Selanjutnya, Perda yang telah disepakati secara aklamasi ini akan disampaikan kepada Gubernur Sumatra Barat untuk dievaluasi. Setelah evaluasi, Perda akan dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri untuk proses registrasi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan.

Dengan disahkannya Perda ini, Pemkab Dharmasraya optimis dapat menjaga stabilitas fiskal daerah, meningkatkan kemandirian keuangan, dan memastikan keberlanjutan program-program pembangunan daerah. (*)

Baca Juga

Pemkab Dharmasraya Serahkan 12,5 Ton Benih Padi untuk 500 Hektare Lahan Pertanian
Pemkab Dharmasraya Serahkan 12,5 Ton Benih Padi untuk 500 Hektare Lahan Pertanian
Pengurus PCNU Dharmasraya Dilantik, Bupati Annisa Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Daerah
Pengurus PCNU Dharmasraya Dilantik, Bupati Annisa Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Daerah
PUPR Dharmasraya Mulai Kerjakan Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai
PUPR Dharmasraya Mulai Kerjakan Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengungkap pesan Presiden Prabowo Subianto untuk Kementerian PKP.
Backlog Perumahan di Dharmasraya Capai 18.500 Unit
Pemkab Dharmasraya Bakal Jadikan Car Free Day sebagai Agenda Rutin
Pemkab Dharmasraya Bakal Jadikan Car Free Day sebagai Agenda Rutin
Car Free Day Perdana di Dharmasraya Disambut Antusias, Ribuan Warga Padati Pulau Punjung
Car Free Day Perdana di Dharmasraya Disambut Antusias, Ribuan Warga Padati Pulau Punjung