Uji Laik Fungsi Tuntas, Jalan Tol Padang-Sicincin Siap Dioperasikan

Jalan Tol Pekanbaru-Padang seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 Km yang menjadi jalan tol pertama di Sumatra Barat (Sumbar)

Jalan Tol Padang-Sicincin. [foto: IG @pupr_bpjt]

Langgam.id – Jalan Tol Pekanbaru-Padang seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 Km yang menjadi jalan tol pertama di Sumatra Barat (Sumbar) saat ini sudah selesai konstruksinya.

Dilansir dari laman Instagram Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada Selasa (28/1/2025), bahwa pada 21-23 Januari 2025 lalu telah dilakukan Uji Laik Fungsi (ULF) sebelumnya nantinya siap dioperasikan penuh untuk digunakan masyarakat.

“Kegiatan ULF ini bertujuan untuk memastikan semua spesifikasi teknis persyaratan dan perlengkapan jalan yang ada di ruan jalan tol sesuai dengan standar manajemen dan keselamatan lalu lintas yang terpenuhi dengan baik,” tulis BPJT di akun Instagram @pupr_bpjt.

BPJT menyebutkan, bahwa pelaksanaan tim evaluasi laik fungsi jalan tol terbagi menjadi dua tim. Yaitu, Sub Tim Bidang Pemeriksaan Teknis dan Pengoperasian dan Sub Tim 2 Bidang Pemeriksaan Administratif.

BPJT mengungkapkan, kehadiran Jalan Tol Padang-Sicincin bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra ini berperan penting dalam membantu kelancaran berkendara masyarakat, menghindari kemacetan yang biasa kerap terjadi di daerah Lubuk Alung, Padang Pariaman, dengan estimasi perjalanan sekitar 30 menit saja via tol.

“Jalan tol ini merupakan bagian dari jaringan jalan Tol Trans Sumatra yang sangat dinantikan kehadirannya oleh masyarakat di Pulau Sumatra khususnya Sumatra Barat,” tulis BPJT.

BPJT menyebut, bahwa setelah proses Uji Laik Fungsi Jalan Tol Padang-Sicincin selesai dan telah dilakukan perbaikan atas hasil pemeriksaan oleh tim uji laik fungsi, kemudian akan dikeluarkan sertifikat laik fungsi dari Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Selanjutnya akan dikeluarkan sertifikat laik operasi dari Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR sehingga jalan tol ini dapat dioperasikan sesuai masa pengoperasiannya oleh PT Hutama Karya (Persero).

BPJT mengatakan bahwa Jalan Tol Padang-Sicincin dibangun sejak 2018 dan selesai konstruksinya pada Desember 2024 lalu. Serta jalan tol ini menjadi salah satu jalan tol dengan pemandangan terindah di Pulau Sumatra yang dikelilingi jajaran pengunungan Bukit Barisan yang hijau dan pemandangan Gunung Tandikat.

“Nantinya Jalan Tol Padang-Sicincin juga memiliki tempat istirahat dan pelayanan (TIP)/Rest Area Tipe A yang berada du Km 23. (*/yki)

Baca Juga

Jalan Tol Pekanbaru-Padang seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 Km yang menjadi jalan tol pertama di Sumatra Barat (Sumbar)
H+7 Lebaran, 213.826 Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera
Mulai Melandai, 104 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera pada 20 Maret
Mulai Melandai, 104 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera pada 20 Maret
Antisipasi Macet Arus Mudik Jambi–Palembang, Jalur Bayung Lencir Dialihkan ke Lintas Tengah
Antisipasi Macet Arus Mudik Jambi–Palembang, Jalur Bayung Lencir Dialihkan ke Lintas Tengah
Arus Mudik di Tol Padang–Sicincin Naik 21,88 Persen, Mobilitas Mulai Meningkat Jelang Lebaran
Arus Mudik di Tol Padang–Sicincin Naik 21,88 Persen, Mobilitas Mulai Meningkat Jelang Lebaran
Pemasangan Girder Interchange Lubuk Alung Tol Padang–Sicincin, HKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di KM 18+998
Pemasangan Girder Interchange Lubuk Alung Tol Padang–Sicincin, HKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di KM 18+998
Pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Bakal Sedot Anggaran Rp25,23 Triliun
Pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Bakal Sedot Anggaran Rp25,23 Triliun