Hari Jadi Kota Padang ke 355, Pemko Beri Dispensasi Penghapusan Denda PBB P2

DPRD Sumbar Minta Pemprov Tarik Pajak Dari 1,4 Juta Kendaraan di Tahun 2023

Ilustrasi pajak. [Gambar: Mohamed Hassan/pixabay.com]

Langgam.id – Menyambut Hari Jadi Kota Padang ke-355, Pemerintah Kota Padang memberlakukan kebijakan penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).

Kepala Bapenda Pasang, Yosefriawan menjelaskan, kebijakan penghapusan denda PBB P2 ini diberlakukan sejak 1 Juli hingga 30 September 2024. Ia juga menekankan agar warga Kota Padang dapat memanfaatkan kebijakan tersebut.

“Kita juga sudah menyosialisasikan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan. Selain itu, menggencarkan melalui spanduk, baliho bahkan memanfaatkan sosial media untuk menyosialisasikannya,” jelasnya, dikutip Minggu (14/7/2024).

Dikatakannya, Bapenda Kota Padang hanya memberikan dispensasi penghapusan denda PBB P2. Sementara itu untuk denda pajak daerah lainnya tetap berlaku.

“Program ini diharapkan dapat membantu meringankan wajib pajak, terutama yang memiliki tunggakan denda. Kepada masyarat Kota Padang supaya dapat memanfaatkan kesempatan ini sebelum batas waktunya berakhir,” tukasnya.(/Fs)

Baca Juga

Pemko Padang Gandeng Kampus Malaysia Perluas Akses Pendidikan
Pemko Padang Gandeng Kampus Malaysia Perluas Akses Pendidikan
Hari Buruh, Wako Padang Gelar Pertemuan dengan Sejumlah Serikat Pekerja
Hari Buruh, Wako Padang Gelar Pertemuan dengan Sejumlah Serikat Pekerja
Pemko Padang Hidupkan Kembali Pendidikan Agama di Masjid, Digelar 3 Kali Sepekan
Pemko Padang Hidupkan Kembali Pendidikan Agama di Masjid, Digelar 3 Kali Sepekan
Targetkan Perbaikan 1.000 Toilet Sekolah, Wako Padang Dorong Kolaborasi
Targetkan Perbaikan 1.000 Toilet Sekolah, Wako Padang Dorong Kolaborasi
Pemko Padang Susun Master Plan Drainase, Targetkan Penanganan Banjir Terpadu
Pemko Padang Susun Master Plan Drainase, Targetkan Penanganan Banjir Terpadu
Pemko Padang Komit Dorong Pengembangan Kelas Coding dan Animasi untuk SD dan SMP
Pemko Padang Komit Dorong Pengembangan Kelas Coding dan Animasi untuk SD dan SMP