Pencari Kerja Diingatkan Jangan Mudah Percaya Iklan Lowongan di Medsos

lowongan BCA

Pameran lowongan kerja yang ramai diikuti pencari kerja. (Foto: ist)

Langgam.id – Saat ini marak postingan lowongan pekerjaan di media sosial. Banyak pencari kerja (pencaker) yang mencoba peruntungan lewat iklan lowongan kerja yang bertebaran di platform Instagram dan Facebook.

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengingatkan pencari kerja untuk tidak mudah tertipu dengan informasi lowongan yang ada. Dan meminta mengecek atau melakukan validasi kebenaran informasi yang ada itu.

“Kami ingatkan kepada pencari kerja untuk tidak mudah percaya dengan postingan lowongan pekerjaan di media sosial,” imbau Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Pemprov Sumbar Nizam Ul Muluk, dikutip dari Infopublik, Kamis (2/5/2024).

Menurutnya, banyak sekali postingan lowongan pekerjaan di dunia maya yang menyesatkan. Pencari kerja dimintai uang pendaftaran dan lainnya. Bahkan ada yang tertipu sehingga tidak jadi berangkat untuk bekerja ke luar negeri.

“Jika ingin mendapatkan informasi akurat tentang lowongan pekerjaan, datangi kami,” ajaknya.

Disnakertrans Pemprov Sumbar selalu membuka informasi bagi pencari kerja yang ingin melamar pekerjaan. Lowongan dipajang di papan pengumuman dan website milik dinas tersebut. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gerakan Pasar Murah Dinilai Efektif Tekan Inflasi Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran
Gerakan Pasar Murah Dinilai Efektif Tekan Inflasi Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran
Wakaso hingga Jago Absen, Semen Padang FC Optimistis Raih Poin Lawan Persib Bandung
Wakaso hingga Jago Absen, Semen Padang FC Optimistis Raih Poin Lawan Persib Bandung
Pembinaan Generasi Muda, Gubernur Mahyeldi Dukung Pesantren Berbasis Olahraga di Pariaman
Pembinaan Generasi Muda, Gubernur Mahyeldi Dukung Pesantren Berbasis Olahraga di Pariaman
Liga 4 Sumbar: Kemas 20 Gol, Carel Syadef Raih Sepatu Emas
Liga 4 Sumbar: Kemas 20 Gol, Carel Syadef Raih Sepatu Emas
Incar Status Kota Gastronomi Dunia, Padang Raup Rp5,6 Miliar dari Sektor Kuliner
Incar Status Kota Gastronomi Dunia, Padang Raup Rp5,6 Miliar dari Sektor Kuliner