Andre Rosiade Ingatkan Pendukung Prabowo Tidak Perlu Demo ke MK dan Jangan Mudah Terprovokasi

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade mengungkapkan bahwa Fraksi Gerindra sendiri tentunya akan tetap mengawal kebijakan

Andre Rosiade. [foto: Ist]

Langgam.id -Calon Presiden (Capres) terpilih, Prabowo Subianto meminta pendukungnya tidak melakukan aksi demonstrasi di Mahkamah Konsitusi (MK). Hal itu dipertegas Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Andre Rosiade.

“Imbauan Dari Pak @prabowo untuk seluruh pendukung Prabowo-Gibran, bahwasanya tidak perlu melakukan aksi di depan Gedung MK,” kata Anggota DPR RI itu dikutip dari unggahannya di X (twitter), Minggu (21/4/2024).

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat (Sumbar) itu meminta, agar pendukung Prabowo-Gibran selalu waspada. Tidak terprovokasi oleh siapapun. “Selalu waspada dan hati – hati, tidak terpancing terprovokasi oleh siapapun yang dapat menimbulkan suasana yang tidak sejuk dan tidak tentram,” ujarnya.

Andre Rosiade mengatakan, saat ini kondisi Indonesia tenang dan baik pasca-Pemilu dan Pilpres yang lancar. Jadi, dia mengharapkan kondisi ini terus dijaga, agar tidak ada riak-riak apalagi kericuhan. “Imbauan pak Prabowo sudah sangat tepat dan kami lihat semua pendukung mematuhinya. Insya Allah, sampai putusan MK dan pelantikan akan baik-baik saja,” kata Andre Rosiade.

Prabowo sebelumnya meminta pendukungnya tidak melakukan aksi di MK. Sekalipun aksi damai. “Saya, Prabowo Subianto meminta dengan sungguh-sungguh kepada masyarakat Indonesia, khususnya 96,2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran, untuk tidak melakukan aksi apapun di depan Gedung MK atau pun di tempat-tempat lain demi menjaga kesejukan demokrasi, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan ia memahami tuduhan yang dilayangkan oleh rivalnya dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024, tetapi ia mengimbau pendukungnya tetap bersikap sejuk dan damai, karena 96,2 juta rakyat Indonesia sudah bersikap sangat jelas.

“Kami memahami pendukung Prabowo-Gibran sungguh amat terganggu dan memiliki reaksi yang cukup menyentuh, namun kami meminta kepada pendukung pasangan Prabowo-Gibran yang sudah gunakan hak pilihnya sebanyak itu untuk selalu waspada dan selalu hati-hati serta tidak mudah terpancing, apalagi pihak-pihak yang menimbulkan suasana tidak sejuk dan tidak tentram,” ucapnya.
 
Menteri Pertahanan itu menyebut tindakan menahan diri dan tidak reaktif bukan berarti sikap yang lemah, tetapi mengedepankan kepentingan rakyat dan bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Saya kembali tegaskan marilah kita tenang, sejuk, menahan diri, mempersilakan institusi-institusi mempersilakan hakim-hakim MK menjalankan tugas mulianya dengan kearifan dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia, demi bangsa Indonesia yang kita cintai,” ucapnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

PIAGEX 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Padang Unjuk Kreativitas di Bidang Animasi dan Game
PIAGEX 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Padang Unjuk Kreativitas di Bidang Animasi dan Game
Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Pesisir Selatan Komit Perkuat Kolaborasi Jaga Ekosistem Pesisir
Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Pesisir Selatan Komit Perkuat Kolaborasi Jaga Ekosistem Pesisir
Pameran Foto PFI, Sisi Lain Bencana dari Lensa Kamera 
Pameran Foto PFI, Sisi Lain Bencana dari Lensa Kamera 
Rekap Bencana, BPBD Laporkan Banjir dan Longsor di Agam-Pasaman Barat
Rekap Bencana, BPBD Laporkan Banjir dan Longsor di Agam-Pasaman Barat
angka kecelakaan Sumbar | 1 Calon Periwira Polisi di Sumbar Positif Covid-19
Polwan Polda Sumbar Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mengaku Diancam dan Didesak Damai
Kisah Devi Virhana, Alumni UIN Imam Bonjol Padang Ajarkan Bahasa Indonesia ke WNA 33 Negara
Kisah Devi Virhana, Alumni UIN Imam Bonjol Padang Ajarkan Bahasa Indonesia ke WNA 33 Negara