Kebutuhan Penukaran Uang untuk Lebaran, BI Sumbar Sediakan Rp3,55 Triliun

Kebutuhan Penukaran Uang untuk Lebaran, BI Sumbar Sediakan Rp3,55 Triliun

Uang rupiah baru tahun emisi 2022. (Foto: bi.go.id)

Langgam.id – Bank Indonesia menyiapkan uang pecahan baru layak edar sebesar Rp3,55 triliun untuk keperluan penukaran uang masyarakat menyambut Lebaran 2024 ini.

BI Sumbar mengemas program tersebut dalam Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Endang Kurnia Saputra didampingi Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar Dandy Indarto Seno dan Irfan Sukarna mengatakan, penyediaan uang tahun ini jumlahnya meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp3 triliun.

“Ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menukarkan uang baru untuk Lebaran. Kita sediakan mulai pecahan Rp1.000 sampai Rp100 ribu,” ujarnya, Jumat (8/3/2024).

Ia meyakini jumlah Rp3,55 triliun itu diyakini bakal mencukupi kebutuhan penukaran uang berbagai pecahan di Sumatra Barat.

Dandy mengatakan, uang tersebut akan ditukarkan melalui aplikasi Pintar maupun kas keliling. Penukaran melalui aplikasi Pintar sudah bisa dilakukan pada 19 Maret 2024 sehari setelah Kick-off Serambi  18 Maret 2024 dengan maksimal penukaran uang melalui aplikasi Rp 4 juta.

Selain itu, penukaran bisa melalui kas keliling di dalam kota yakni di Gedung BI Muaro mulai 26 Maret 2024. 

Dan ada juga Kas Keliling ke empat tempat di luar Padang yakni Kota Bukittinggi, Pesisir Selatan dan Solok.

Terakhir penukaran bisa melalui semua kantor cabang perbankan di seluruh Sumbar.

“Kita menggandeng perbankan, kalau ndak salah ada 156 titik penukaran uang di seluruh daerah di Sumbar,” ujarnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Dalih Kapolda dan Kadis ESDM Sumbar Soal Beking Tambang Emas Ilegal, Singgung Regulasi Hukum
Dalih Kapolda dan Kadis ESDM Sumbar Soal Beking Tambang Emas Ilegal, Singgung Regulasi Hukum
BPOM Padang menduga penyebab keracunan puluhan siswa SDN 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang karena mikroba.
Update Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman, Hasil Lab Ditemukan Bakteri Bacillus Cereus
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Kapolda Akui Tambang Emas Ilegal Marak di Sumbar: di Perbukitan dan Bantaran Sungai 
Urgensi State Trading Enterprise dalam Pembangunan Indonesia
Urgensi State Trading Enterprise dalam Pembangunan Indonesia