UIN IB Bertemu Dubes Turkiye dan Kunjungi Yayasan Nur Semesta dan Perwakilan Istanbul Foundation

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Hj Martin Kustati MPd melakukan kunjungan ke Yayasan Nur Semesta dan Istanbul Foundation serta

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Hj Martin Kustati MPd berdiskusi dengan Duta Besar Turkiye untuk Indonesia, Prof Dr Talip Küçükcan. [foto: UIN IB Padang]

InfoLanggam – Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Hj Martin Kustati MPd melakukan kunjungan ke Yayasan Nur Semesta dan Istanbul Foundation serta Duta Besar Turkiye untuk Indonesia, Selasa (20/2/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Martin Kustati didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Welhendri Azwar SAg, MSi, PhD dan Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Dr Zulfis SAg, MHum.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan antara UIN Imam Bonjol Padang dan Turki.

Pada pertemuan dengan Yayasan Nur Semesta dan Perwakilan Istanbul Foundation, Rektor Martin Kustati bertemu dengan Ustaz Hasbi Sen, MHum yang merupakan perwakilan Istanbul Foundation di Indonesia.

Ustaz Hasbi Sen menjelaskan bahwa Istanbul Foundation adalah sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan. Istanbul Foundation memiliki beberapa program di Indonesia.

“Termasuk, pembinaan asrama, kajian-kajian, bedah buku dan seminar internasional,” ujarnya.

Ustaz Hasbi Sen juga menjelaskan bahwa Istanbul Foundation telah menyelenggarakan lebih dari 20 seminar internasional di Indonesia.

Bertemu Dubes Turkiye

Kunjungan ke kedubes Turkiye merupakan tindak lanjut dari kunjungan ke Turki sebelumnya dan rekomendasi dari pihak Marmara University.

Pada pertemuan dengan Duta Besar Turkiye untuk Indonesia, Prof Dr Talip Küçükcan, Martin Kustati menjelaskan bahwa UIN Imam Bonjol Padang berencana untuk mengirimkan 10 mahasiswa dan 2 pendamping untuk mengadakan short course di Istanbul Foundation Turkey.

Duta Besar Talip Küçükcan menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk membantu memfasilitasi baik dalam administrasi visa mahasiswa hingga kebutuhan nantinya di Turkey.

“UIN Imam Bonjol Padang is the oldest university in West Sumatra, which has 7 faculties and postgraduate programs. The large number of students’ interest in studying in Turkey is one of the reasons we entered into an MoU with the Istanbul Foundation Turkey. Later in July, we will send 10 students to take a short course in Turkey for 15 days,” kata Martin Kustati

Dalam waktu dekat Dubes Turkiye akan mengunjungi UIN Imam Bonjol Padang sekaligus akan memberikan kuliah umum karena memang latar belakang Dubes adalah Professor dalam bidang Sosiologi Agama.

Kunjungan ini merupakan langkah awal yang gemilang, dan diharapkan dapat meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan antara UIN Imam Bonjol Padang dan Turkiye.

Kolaborasi ini akan membuka jalan bagi pertukaran ilmu pengetahuan dan budaya yang lebih luas, serta memperkuat hubungan persahabatan antar kedua bangsa. (*)

Baca Juga

Utusan mahasiswa UIN IB Padang.
Bawa Inovasi Lokal, Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Bersaing di NEIRA Competition
Massa Mahasiswa UIN Imam Bonjol Bubar, Sampaikan Mosi Tidak Percaya ke Kejati Sumbar
Massa Mahasiswa UIN Imam Bonjol Bubar, Sampaikan Mosi Tidak Percaya ke Kejati Sumbar
Demo Mahasiswa UIN Imam Bonjol Diwarnai Bakar Ban dan Aksi Dorong di Kejati Sumbar
Demo Mahasiswa UIN Imam Bonjol Diwarnai Bakar Ban dan Aksi Dorong di Kejati Sumbar
Mahasiswa UIN Imam Bonjol Demo Kejati Sumbar, Minta Usut Dugaan Korupsi di Kampus
Mahasiswa UIN Imam Bonjol Demo Kejati Sumbar, Minta Usut Dugaan Korupsi di Kampus
Alumni UIN Imam Bonjol Nuzron Joher Jadi Ketua Ombudsman RI
Alumni UIN Imam Bonjol Nuzron Joher Jadi Ketua Ombudsman RI
Kisah Devi Virhana, Alumni UIN Imam Bonjol Padang Ajarkan Bahasa Indonesia ke WNA 33 Negara
Kisah Devi Virhana, Alumni UIN Imam Bonjol Padang Ajarkan Bahasa Indonesia ke WNA 33 Negara