Hari Guru, 3 Guru di Padang Dapat Beasiswa ACT Sumbar

Hari Guru, 3 Guru di Padang Dapat Beasiswa ACT Sumbar

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyerahkan beasiswa dari ACT Sumbar untuk tiga guru honorer. (Sumber: ACT Sumbar)

Langgam.id – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatra Barat (Sumbar) memberikan beasiswa kepada 3 orang guru prasejahtera di Kota Padang saat memperingati Hari Guru Nasional (HGN) di Padang, Senin (25/11/2019).

Beasiswa tersebut diberikan usai upacara peringatan HGN dan HUT ke-74 PGRI di Lapangan Imam Bonjol yang dipimpin Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

Kepala Cabang ACT Sumbar, Zeng Welf, mengatakan momentum HGN ini dijadikan pemerintah untuk terus mensejahterakan nasib guru-guru di seluruh Indonesia.

Atas dasar itu, ACT Sumbar juga turut memberikan beasiswa untuk 3 orang guru honorer yang kehidupannya dinilai prasejahtera. Masing-masing guru mendapat Rp1,5 juta.

Ketiga guru itu adalah Chica Gusmarini, guru honorer di SDN 13 Kuranji, Aria Yulia Sari, guru SDN 12 Pasar Teluk Kabung dan Windi Trisna Hardiyanti, guru SMPN 17 Padang.

“Semoga bantuan dari global zakat ACT Sumbar dapat membantu guru-guru prasejahtera. Hasil ini berkat para dermawan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan setiap guru dimana pun berada hendaknya bis melakukan perubahan kecil di kelas masing-masing. Pesan tersebut sesuai arahan dari Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim.

Guru hari ini dinilai terlalu disibukkan dengan urusan administratif sehingga memiliki ruang gerak terbatas untuk memberikan pendidikan dengan cara inovatif karena tertekan tuntutan kurikulum dan sebagainya.

“Semoga guru semakin bersemangat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di Kota Padang,” ujarnya.

Mahyeldi juga mengapresiasi global zakat ACT Sumbar yang telah memberikan beasiswa terhadap guru honorer di Padang. “Ini bentuk penghargaan terhadap guru yang berjuang demi anak bangsa,” katanya. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre